Hizbullah Bantah Punya Senjata di Pelabuhan Beirut

Hizbullah Bantah Punya Senjata di Pelabuhan Beirut
DUNIA | 9 Agustus 2020 09:11 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah dalam pernyataan di televisi Jumat kemarin membantah tudingan yang menyebut organisasinya memiliki senjata di Pelabuhan Beirut tempat terjadinya ledakan dahsyat pada Selasa lalu.

Nasrallah mengatakan Hizbullah tidak memiliki senjata apa pun di Pelabuhan Beirut, membantah kelompoknya yang dianggap mempunyai "senjata, roket, bom, amunisi, peluru atau gudang nitrat".

Dikutip dari laman Al Masdar, Sabtu (8/8), menanggapi tuduhan sejumlah media yang mengatakan kelompoknya memiliki senjata di Pelabuhan Beirut, Nasrallah menekankan "tidak benar semua tuduhan itu, tidak sekarang atau pun di masa lalu, semua tudingan itu harus berdasarkan para pemfitnah, pembohong, dan dugaan tidak berdasar."

Pemimpin Hizbullah itu menyoroti pentingnya mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, "jika tidak maka akan ada krisis sistem dan krisis entitas di negara ini". Dia menekankan saat ini adalah waktunya untuk bersolidaritas dan bukan untuk kepentingan politik."

Nasrallah juga menanggapi kedatangan Presiden Prancis Emmanuel Macron Rabu lalu.

"Kami memandang positif kunjungan Macron atau bantuan dari mana pun kepada Lebanon saat ini."

Besarnya jumlah korban tewas yang sudah mencapai 158 orang akibat ledakan menjadikan peristiwa ini sebagai tragedi terburuk dalam sejarah Lebanon. (mdk/pan)

Baca juga:
'Beirut Bisa Terhapus Dari Peta Jika Ammonium Nitrat Itu Jumlahnya Masih Utuh'
Petugas Pelabuhan Beirut Ditemukan Selamat di Laut 30 Jam Setelah Ledakan
Polisi Bentrok Dengan Demonstran Anti Pemerintah yang Marah Karena Ledakan Beirut
Pejabat Lebanon yang Mati Secara Mencurigakan Pernah Minta Pemusnahan Amonium Nitrat
Kapten Ungkap Kapal Bermuatan Amonium Nitrat Seharusnya Tak Berhenti di Lebanon
Otoritas Lebanon Tangkap 16 Orang Terkait Ledakan Beirut
Donald Trump Kembali Sebut Ledakan Beirut Bisa Jadi Bukan Kecelakaan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami