Ilmuwan Pakistan: Virus Corona Diciptakan di Laboratorium AS sebagai Senjata Biologi

Ilmuwan Pakistan: Virus Corona Diciptakan di Laboratorium AS sebagai Senjata Biologi
DUNIA | 1 April 2020 06:23 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Seorang ilmuwan Pakistan spesialisasi bidang kimia murni mengatakan virus corona dengan tingkat penularan tinggi tak serta merta muncul secara alami melalui mutasi, tetapi mungkin diproduksi di laboratorium di Amerika Serikat sebagai senjata biologi.

Professor Dr Atta-ur-Rahman, yang mendapat gelar Ph.D dan Sc.D. kimia murni dari King's College, Cambridge, menyampaikan pernyataan itu dalam sebuah wawancara pada Minggu saat ditanya tentang pandemi Covid-19 yang telah menewaskan sekitar 35.000 orang dan menginfeksi lebih dari 737.000 orang di seluruh dunia.

Saat ditanya apakah virus ini adalah senjata biologi, Rahman mengatakan, "Mungkin saja virus yang ada telah dimodifikasi secara sintaksis dan dikembangkan menjadi senjata biologis."

"Ada sejumlah bukti bahwa Amerika Serikat mengerjakan senjata biologi di sebuah laboratorium. Laboratorium itu ditutup karena ada kebocoran. Itu laboratorium militer," jelasnya, dikutip dari Press TV, Selasa (31/3).

Kepala Gugus Tugas Nasional Bidang Iptek yang dibentuk Perdana Menteri Pakistan Imran Khan ini mengatakan, ada juga bukti virus ini tidak berasal dari Wuhan, China, tapi dikembangkan di laboratorium tertentu di Barat, termasuk sebuah lab di Inggris dan AS.

"Lab-lab ini terlibat dalam program senjata biologi," tudingnya.

Baca Selanjutnya: Mengutip mantan Dubes Pakistan untuk...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami