Ilmuwan Sebut Lokasi Ini Paling Aman dari Virus Corona

Ilmuwan Sebut Lokasi Ini Paling Aman dari Virus Corona
DUNIA | 1 April 2020 09:08 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ada satu benua di muka bumi yang belum terjamah pandemi corona. Lokasi itu diselimuti hamparan es dengan suhu dingin ekstrem.

Ilmuwan asal Italia, Alberto Della Rovere, yang memimpin ekspedisi penelitian di benua itu mengatakan, salah satu lokasi di dunia yang belum terjamah virus corona adalah Antartika. Kawasan ini dikenal sangat dingin dan punya tantangan tersendiri bagi manusia untuk tinggal di sana.

Selama beberapa bulan terakhir, ada sekitar 4.000 orang di Antartika yang memantau perkembangan Virus Corona yang mewabah dunia, demikian dikutip dari the Washington Post, Selasa (31/3).

"Sebaiknya kalian tetap di sana (Antartika), kalian lebih aman di sana," kata Della Rovere kepada rekan-rekannya melalui WhatsApp ketika dia sedang berada di rumahnya.

1 dari 2 halaman

Untuk saat ini, mereka tampaknya benar. Bahkan di masa normal, hanya sejumlah kecil orang diizinkan masuk dan keluar Antartika, dengan petugas medis memeriksa tanda-tanda influenza dan penyakit lain sebelum kedatangan.

"Saat ini, Antartika, adalah tempat teraman di dunia," kata Della Rovere. "Tidak ada kontak luar dan kami jauh dari masalah apapun.

Tidak ada yang bisa memastikan apakah Antartika adalah wilayah yang aman demi bertahan dari Virus Corona.

Selain Della Rovere, ada seorang ilmuwan asal Inggris yang yakin betul jika Antartika adalah lokasi aman dari Virus Corona COVID-19.

Ia adalah Dr Kelly Hogan (41) yang merupakan salah satu dari 100 orang Inggris yang bekerja di pangkalan Survei Antartika Inggris di Rothera, demikian dikutip dari The Sun.

Dia berkata: "Kami sama sekali tidak memiliki kasus Corona di sini."

"Rasanya aneh mengatakan itu, tetapi di sini kita cukup aman dan terlindungi.

2 dari 2 halaman

"Ada sekitar 4.000 orang yang bekerja di sini dari berbagai negara dan sejak virus muncul pemeriksaan di sini sangat ketat dengan pengecekan suhu untuk semua pendatang baru," jelas Hogan.

Hogan sangat yakin jika Antartika adalah lokasi di dunia yang tidak akan bisa ditembus oleh Virus Corona.

"Saat ini aku akan mengatakan aku berada di tempat teraman di dunia."

"Beberapa orang mengatakan kita lebih baik di sini, tetapi setelah berminggu-minggu jauh dari keluargamu, kau benar-benar ingin kembali menemui mereka karena tentu saja kau sangat merindukan mereka."

Dr Hogan tiba di Kutub Selatan pada bulan Januari untuk proyek penelitian sepuluh pekan yang seharusnya berakhir pada hari Jumat lalu. Namun karena ada pembatasan perjalanan dia masih berada di sana.

Reporter: Teddy Tri Setio Berty

Sumber: Liputan6.com (mdk/pan)

Baca juga:
Puisi Jusuf Kalla Tetang Corona, Ungkap Lokasi Covid-19 Muncul Pertama
21 Juta Pengguna Ponsel di China Lenyap, Angka Kematian Sebenarnya karena Corona?
Mempertanyakan Klaim Korea Utara Bebas Virus Corona
Ilmuwan Pakistan: Virus Corona Diciptakan di Laboratorium AS sebagai Senjata Biologi
Mencicipi Cupcake Corona yang Manis di Jerman
Jadi Simbol Melawan Kejahatan, Bayi Baru Lahir di India Diberi Nama Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami