Imigran Suriah dipukuli tentara Turki karena menyeberang ilegal

DUNIA | 31 Juli 2017 14:00 Reporter : Ira Astiana

Merdeka.com - Sebuah video menunjukkan tentara Turki menyiksa warga Suriah merebak di media sosial. Menurut keterangan, mereka merupakan prajurit yang bertugas sebagai penjaga perbatasan. Mereka memukuli sejumlah orang Suriah karena menyeberang ke Turki secara ilegal.

Video tersebut pertama kali tersebar di Jerman. Pihak berwenang Turki segera melancarkan penyelidikan terhadap anggota militer yang terlibat dalam aksi kekerasan ini.

"Tentara tersebut ditahan karena telah melakukan tindakan tidak diterima. Saat ini proses hukum terhadap anggota yang terlibat telah dimulai," demikian pernyataan staf umum Turki, seperti dilansir dari laman Middle East Monitor, Senin (31/7).

Seorang pihak berwenang yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa juri agung yang menyelidiki masalah ini mengkonfirmasi bahwa video tersebut dikirim oleh seorang penjaga perbatasan ke Jerman melalui aplikasi obrolan WhatsApp.

Dia menganggap, tersebarnya video ini membuat penilaian publik terhadap angkatan militer Turki jadi berubah.

"Video itu disebar oleh pihak tertentu dengan makna terselubung. Hal itu merupakan tindakan yang sengaja dibuat untuk menimbulkan masalah dan melemahkan gerakan Turki serta angkatan bersenjatanya," kata pihak berwenang tersebut. (mdk/ary)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.