Inggris: Ada Sejumlah Bukti Varian Baru Virus Corona 30 Persen Lebih Mematikan

Inggris: Ada Sejumlah Bukti Varian Baru Virus Corona 30 Persen Lebih Mematikan
Corona. Unsplash ©2020 Merdeka.com
DUNIA | 23 Januari 2021 08:04 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson kemarin dalam jumpa persnya di kantornya mengatakan penelitian awal mengindikasikan varian baru virus corona yang muncul di negara itu kemungkinan lebih mematikan dan juga lebih menular.

"Ada sejumlah bukti varian baru ini ada hubungannya dengan tingginya angka kematian," kata Johnson, seperti dilansir laman France24, Jumat (22/1).

Penasihat Utama Sains pemerintah Inggris Patrick Vallance menuturkan varian baru virus corona penyebab penyakit Covid-19 itu bisa sekitar 30 persen lebih mematikan meski dia menyebut hal itu hanya berdasarkan sedikit data sementara.

"Ada bukti peningkatan risiko bagi mereka yang tertular varian baru dibanding varian lama," ujar Vallance.

Pasien berusia 60 tahun sekitar 10 dari 1.000 orang kemungkinan akan meninggal jika tertular varian lama virus corona, kata dia, dan angka itu meningkat menjadi 13 atau 14 orang meninggal jika oleh varian baru.

"Anda bisa melihat di kelompok usia yang berbeda juga kejadian serupa relatif meningkatkan risiko," kata Vallance.

Inggris saat ini tengah menghadapi gelombang ketiga pandemi Covid-19 dengan angka kematian yang terus bertambah hingga hampir mencapai angka 100.000.

Baca Selanjutnya: Sebanyak 1401 orang diumumkan meninggal...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami