Ini kisah 4 pria menderita karena punya penis jumbo

DUNIA | 2 September 2015 06:16 Reporter : Mustiana Lestari

Merdeka.com - Penis adalah salah satu simbol kedigdayaan laki-laki. Banyak yang beranggapan. semakin besar ukuran penis maka semakin tinggi 'derajat' kaum laki-laki di mata perempuan. Tak heran jika banyak orang berlomba untuk memperbesar penis mereka.

Namun tak jarang, penis yang besar menjadi masalah. Berbagai drama malah harus mereka lalui gara-gara penis besar, mulai dari dicerai istri sampai masalah lainnya.

Berikut adalah kisah laki-laki 'bermasalah' gara-gara penis besar yang dikumpulkan merdeka.com dari pelbagai sumber. Selamat membaca!

1 dari 4 halaman

Penis raksasa malah tak bisa ereksi

Ilustrasi penis. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock

Pria Jerman bernama Micha Stunz, 45 tahun, memperbesar penisnya dengan suntik silikon hingga berat kejantanannya itu menjadi 4,3 kilogram.

"Saya tidak tahu persis berapa beratnya, tapi alat timbangan dapur saya yang ukurannya 3 kilogram sudah tidak bisa menimbangnya lagi," kata dia kepada Vice.com dan dilansir koran the Daily Mail, Jumat (10/4).

Stunz yang tinggal di Berlin ini mengatakan dia sengaja memperbesar penisnya bukan untuk merasa lebih tampan tapi ingin supaya lebih keren.

Meski begitu dia merasa silikon yang disuntikkan di penisnya itu membuat kehidupan seksnya menjadi lebih sulit.

Dia mengaku tidak bisa merasakan ereksi secara normal dan ketika sedang tegang itu dia tidak bisa melihat penisnya makin besar karena adanya silikon itu.

Namun Stunz mengatakan ukuran penisnya yang sebesar itu membuat dia lebih kreatif dalam bermain seks.

Dia mengaku tertarik dengan modifikasi penis sejak 20 tahun lalu ketika penisnya dipompa sebagai hadiah ulang tahun.

"Ketika dipompa itu saya merasa enak," kata dia

2 dari 4 halaman

Istri minta cerai karena penis jumbo

Ilustrasi penis. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock

Seorang wanita asal Nigeria, Aisha Dabbupawa menggugat cerai suaminya, Ali Maizinari, karena mengaku tidak tahan dengan ukuran penis suaminya. Berdasarkan laporan berita setempat yang dikutip New York Post, Aisha merasa trauma ketika melakukan aktivitas seksual dengan suaminya. 

"Saat dia datang, kami melakukan seks dan pengalaman itu menjadi mimpi buruk. Alih-alih menikmati seks, saya justru tersiksa karena penisnya terlalu besar"ungkap Aisha di pengadilan.

Setelah kejadian malam itu, ibunya menyarankan agar dia bermeditasi. "Saya ceritakan hal itu ke ibu saya dan dia bilang tahan saja nanti juga saya bisa mengatasinya. Lalu ibu saya memberi saya obat" jelas Aisha yang baru menikahi suaminya selama seminggu. 

Saat kejadian itu terulang, Aisha tidak bisa lagi menahan apalagi obat yang diberikan ibunya tidak mempan. 

Aisha akhirnya memutuskan menggugat Ali. Ali pun rela bercerai dengan Aisha. 

3 dari 4 halaman

Alat vital kegedean, pria ini bunuh diri

Ilustrasi penis. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock

Suea, seorang pria berumur 45 tahun tewas bunuh diri di Chiang Mai, Thailand. Dari pengakuan istrinya kejadian itu bermula saat Suea mengoperasi kelaminnya menjadi lebih besar.

Berdasarkan laporan Daily Star operasi tersebut rupanya gagal karena yang terjadi malah ukuran kelaminnya malah terlalu besar. 

Alhasil sang istri merasa kecewa dan enggan tidur lagi bersama Suea. Gara-gara itu Suea jadi doyan minum alkohol sampai mabuk dan berhalusinasi. Puncaknya dia ditemukan terbujur kaku karena bunuh diri

4 dari 4 halaman

Dijauhi wanita, ditolak kerja

Roberto pemilik penis terpanjang sedunia. ©2015 Merdeka.com

Banyak laki-laki bermimpi ingin memiliki alat kelamin panjang. Alasannya agar bisa memuaskan lawan mainnya di ranjang. Tapi silakan tanya pengalaman Roberto Esquivel Cabrera (52) yang baru saja menyandang gelar pemilik penis terpanjang sejagat versi Akademi Rekor Dunia. Panjang alat vitalnya mencapai 48,2 cm dengan ukuran keliling 25 cm.

Bukannya bahagia, kehidupan seks Roberto sangat berantakan. Pria asal Meksiko ini mengaku banyak wanita yang berkencan dengannya ketakutan setelah menyaksikan perkakasnya. Jangankan istri, sekadar pacar pun Roberto kesulitan mendapatkannya.

"Saya tidak punya hubungan dengan perempuan yang bertahan lama," ujarnya seperti dilansir news.com.au, Selasa (1/9).

Punya penis terlampau panjang, kata Roberto, membuatnya susah melakukan apapun. Saat bekerja dia tak bisa nyaman, karena penis itu begitu mencolok di celana. "Lihat saja sendiri, penis saya menjuntai sampai ke bawah lutut. Kerja tak enak, saya ingin dianggap penyandang cacat saja," ungkapnya.

Roberto pada 2011 dideportasi dari Amerika Serikat gara-gara tak nyaman bekerja di manapun. Selama empat tahun terakhir, dia hidup dari tunjangan pemerintah kota Saltillo, Meksiko.

Saat kisah hidupnya yang sedih itu diangkat oleh media lokal beberapa pekan lalu, tim survei Akademi Rekor Dunia mendatangi Roberto. Benar saja, dokter yang memindai alat vital pria yang hidup sendiri ini sampai terheran-heran. Rekor dunia untuk penis sebelumnya sepanjang 34 cm, milik seorang warga AS.

Dokter menyarankan agar Roberto mengikuti program pemendekan penis. tapi belum jelas apakah dia akan melakoninya, setelah alat vitalnya kini memegang status rekor dunia. (mdk/ard)

Baca juga:
Punya penis jumbo, 4 pria ini lebih sering menderita
Jangan lakukan hubungan seks di usia kehamilan ini
Mari deteksi penyakit sifilis!
Waspada radiasi laptop di pangkuan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.