Iran Kecam Kesepakatan UEA-Israel, Sebut Bagaikan "Tusukan Dari Belakang" Bagi Muslim

Iran Kecam Kesepakatan UEA-Israel, Sebut Bagaikan
DUNIA | 16 Agustus 2020 10:29 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Iran mengecam kesepakatan membangun hubungan diplomatik penuh antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel, menyebutnya ibarat tusukan dari belakang bagi seluruh umat Muslim.

Teheran, dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri pada Jumat, menyebut normalisasi hubungan antara kedua negara tersebut berbahaya, merupakan tindakan memalukan dan memperingatkan UEA agar Israel tidak mencampuri "persamaan politik" di kawasan Teluk.

"Pemerintah UEA dan pemerintah lain yang mengikutinya harus menerima pertanggungjawaban atas semua konsekuensi dari tindakan ini," kata pernyataan tersebut, dikutip dari Aljazeera, Minggu (16/8).

"Langkah itu merupakan tindakan "kebodohan strategis dari Abu Dhabi dan Tel Aviv yang tidak diragukan lagi akan memperkuat poros perlawanan di kawasan," lanjutnya.

"Rakyat tertindas Palestina dan semua negara merdeka dunia tak akan pernah memaafkan normalisasi hubungan dengan rezim pendudukan penjahat Israel dan keterlibatan dalam kejahatannya."

Dalam sebuah kesepakatan yang difasilitasi Amerika Serikat (AS), UEA dan Israel mengumumkan pada Kamis, mereka sepakat membangun hubungan diplomatik penuh dan Israel akan menunda rencana aneksasi tanah yang diduduki di Palestina.

Perjanjian tersebut menjadikan UEA negara Teluk Arab pertama - dan negara Arab ketiga setelah Mesir dan Yordania - yang memiliki hubungan diplomatik penuh dengan Israel. Mereka mengumumkannya dalam pernyataan bersama, mengatakan kesepakatan antara Israel dan UEA diharapkan dalam beberapa pekan mendatang mulai terwujud di berbagai bidang seperti pariwisata, penerbangan langsung, dan kedutaan.

Baca Selanjutnya: Kementerian Luar Negeri Iran menyebut...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami