Jaksa Agung Inggris Tegaskan Reynhard Sinaga Tak Boleh Dibebaskan

DUNIA | 17 Januari 2020 10:09 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Jaksa Agung Inggris menegaskan terpidana pemerkosaan, Reynhard Sinaga (36) tak boleh dibebaskan. Hal tersebut disampaikan Jaksa Agung saat mengkaji kembali hukuman terhadap Reynhard yang dinilainya terlalu ringan.

Reynhard Sinaga, pria asal Indonesia tersebut dinyatakan bersalah atas 136 dakwaan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap 48 pria. Dia divonis penjara seumur hidup pada 6 Januari lalu dengan jangka waktu minimal 30 tahun di Pengadilan Manchester.

Kasusnya dirujuk oleh Layanan Kejaksaan Kerajaan (CPS) ke Kejaksaan Agung, yang sekarang telah merujuk hukuman Sinaga ke Pengadilan Banding karena terlalu ringan.

Jaksa Agung, Geoffrey Cox mengatakan hukuman seumur hidup memang harus diputuskan untuk pemerkosa, yang berarti kejahatannya sangat serius dan dia tak boleh dibebaskan dari penjara.

"Sinaga melakukan sejumlah serangan yang mengerikan, selama periode waktu yang lama menyebabkan rasa sakit yang mendalam dan penderitaan psikologis bagi para korbannya," jelasnya, seperti dikutip dari Sky News, Jumat (17/1).

"Saatnya pengadilan memutuskan apakah akan menambah hukuman."

1 dari 1 halaman

Reynhard, pelaku pemerkosaan dengan korban terbanyak dalam sejarah Inggris, divonis bersalah melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap 48 pria selama 10 tahun. Polisi meyakini korbannya lebih dari 190 orang.

Reynhard datang ke Inggris pada 2007 untuk melanjutkan S2 di Universitas Manchester dan program doktoral di Universitas Leeds.

Dia memangsa korbannya dengan cara menunggu di luar kafe atau klub kemudian mengajaknya ke apartemennya dan diberikan minuman sehingga korbannya tak sadarkan diri. Saat korban tak sadarkan diri, dia melakukan aksinya.

Kebanyakan korbannya adalah pria muda, yang sedang mabuk dan sendiri. Dia mendekati korban dengan cara menawarkan minuman atau tempat singgah untuk mengisi baterai ponsel di apartemennya.

Ketika terbangun di apartemen Reynhard, kebanyakan korban tak tahu mereka telah diperkosa dan mereka baru tahu setelah polisi menghubungi mereka.

Kasus ini terungkap pada Juni 2017 dimana saat itu korban terbangun dan menelepon polisi. Polisi pun menemukan sejumlah rekaman video di ponsel Reynhard dimana dia beraksi sambil merekamnya. (mdk/pan)

Baca juga:
Dampak Psikis Apa yang Mungkin Dialami Korban kejahatan Seksual oleh Reynhard Sinaga?
VIDEO: Penampakan Rumah Megah Keluarga Reynhard di Depok
Istana: Reynhard Sinaga Mencoreng Wajah Indonesia
Selain Reynhard Sinaga, Ini 5 Sosok Penjahat yang Juga Disebut 'Monster'
Dokter Jiwa Nilai Reynhard Sinaga Miliki Kecenderungan Psikopat Seksual
Menyambangi Usaha Keluarga Reynhard Sinaga Seluas 3 Hektare, Muat 1.000 Kendaraan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.