Jelang Pawai Demonstran di Hong Kong, China Rotasi Pasukan Pengamanan

DUNIA | 29 Agustus 2019 21:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - China merotasi tentara pembebasan rakyat atau PLA yang ditugaskan di Hong Kong pada Kamis (29/8). Rotasi pasukan garnisun ini dilakukan beberapa hari sebelum demonstran Hong Kong melangsungkan rencana pawai.

Media pemerintah China menggambarkan rotasi pasukan sebagai kegiatan rutin. Rotasi meliputi pasukan udara, darat, dan maritim. Dikabarkan, rotasi PLA itu juga disaksikan para diplomat Asia dan Barat.

Juru bicara kementerian pertahanan China, Ren Guoqiang mengatakan, waktu rotasi pasukan sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, rotasi itu dilakukan untuk memenuhi tuntutan mempertahankan Hong Kong.

Al Jazeera melaporkan, rotasi pasukan PLA terjadi kurang dari 24 jam setelah polisi menolak permintaan demonstran mengadakan pawai dari distrik pusat Hong Kong ke kantor penghubung utama perwakilan China, Sabtu (31/8). Meski tidak mendapat izin, para demonstran dikabarkan tetap bersikeras melakukan pawai sesuai rencana.

Pemimpin kelompok demonstran, Jimmy Sham dikabarkan sempat mendapat serangan dari dua orang yang menggunakan pisau dan pemukul baseball. Beruntung, Sham tidak terluka dalam insiden penyerangan itu. Tetapi seorang teman yang berusaha melindunginya, harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka di lengan kirinya.

Kantor berita Xinhua mengabarkan, militer China akan membuat kontribusi lebih besar untuk menjaga kemakmuran dan stabilitas Hong Kong. Xinhua dan People's Daily turut merilis foto dan video yang menunjukkan konvoi kendaraan pengangkut pasukan tentara bergerak di Hong Kong, sebelum waktu fajar.

Dikutip dari kantor berita Reuters, para pengamat memperkirakan jumlah garnisun Hong Kong mencapai 8.000 hingga 10.000. Ribuan pasukan itu terbagi dalam pangkalan - pangkalan di China Selatan dan sejumlah titik di Hong Kong.

Saksi-saksi Reuters pada Kamis menyaksikan lebih banyak kegiatan di sekitar pangkalan militer Shek Kong PLA di daerah pedesaan Hong Kong. Disebutkan bahwa aktivitas tentara terlihat lebih kontras dibanding beberapa bulan terakhir.

Selain Hong Kong, rotasi militer China juga dilakukan di Makau, bekas jajahan Portugis yang kembali ke kekuasaan China 20 tahun lalu.

Reporter Magang: Anindya Wahyu Paramita

Baca juga:
Pengunjuk Rasa Hong Kong Protes Kekerasan Seksual oleh Polisi
Foto Demonstran Hong Kong Ini Viral karena Dramatisnya Mirip Tragedi Tiananmen
Beringasnya Demonstran Hong Kong, Rusak MRT sampai Lempar Molotov
Cerita tentang Gas Air Mata Buatan China yang Diminati Negara Arab sampai Venezuela
Polisi Hong Kong Tangkap Pendemo Berusia 12 Tahun

(mdk/noe)