Jubir Taliban: China Bisa Berkontribusi untuk Pembangunan Kembali Afghanistan

Jubir Taliban: China Bisa Berkontribusi untuk Pembangunan Kembali Afghanistan
jubir taliban suhail shaheen. ©REUTERS/Tatyana Makeyeva
DUNIA | 20 Agustus 2021 12:18 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - China telah memainkan peran konstruktif dalam mempromosikan perdamaian dan rekonsiliasi di Afghanistan, kata juru bicara Taliban Suhail Shaheen kepada media pemerintah China.

Taliban merebut kendali selama akhir pekan dalam pergolakan yang membuat ribuan warga sipil dan sekutu militer Afghanistan melarikan diri demi keselamatan.

Banyak yang takut akan kembalinya interpretasi keras hukum Islam yang diberlakukan selama pemerintahan Taliban sebelumnya yang berakhir 20 tahun lalu.

Dalam menghadapi Taliban, China yang semakin kuat mungkin dapat memanfaatkan fakta bahwa China tidak berperang di Afghanistan, tidak seperti Rusia dan Amerika Serikat.

"China adalah negara besar dengan ekonomi dan memiliki kapasitas yang besar - saya pikir mereka dapat memainkan peran yang sangat besar dalam pembangunan kembali, rehabilitasi, rekonstruksi Afghanistan," kata Shaheen kepada televisi CGTN dalam sebuah wawancara Kamis malam, seperti dilansir laman Antara mengutip Reuters, Jumat (20/8).

Selama pertemuan Menteri Luar Negeri China Wang Yi dengan delegasi Taliban di kota pelabuhan China utara Tianjin bulan lalu, Wang Yi berharap Afghanistan dapat mengadopsi kebijakan Islam moderat.

China telah mengutip ekstremisme agama sebagai kekuatan destabilisasi di wilayah barat Xinjiang dan telah lama khawatir bahwa wilayah yang dikuasai Taliban akan digunakan untuk menampung pasukan separatis. (mdk/pan)

Baca juga:
PBB Peringatkan Taliban Sedang Mencari Orang yang Bekerja untuk AS dan NATO
Pesepak bola Afghanistan Tewas Jatuh dari Pesawat AS Usai Lepas Landas dari Kabul
Warga Afghanistan yang Putus Asa Serahkan Bayinya ke Tentara untuk Diselamatkan
Salon Kecantikan di Kabul Tutupi Poster Wajah Perempuan Setelah Taliban Berkuasa
Ashraf Ghani Ungkap Alasan Kabur dari Afghanistan Saat Taliban Kuasai Kabul
Taliban Bertemu Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai untuk Negosiasi
Taliban Datangi Rumah-Rumah Minta Warga Kembali Bekerja
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Keluarganya Berada di Uni Emirat Arab
Tiga Negara Beri Sinyal Siap Jalin Hubungan dengan Taliban di Afghanistan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami