Kabut Asap Buat Kuching Jadi Kota Paling Berpolusi di Dunia

DUNIA | 16 September 2019 18:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Seiring memburuknya kabut asap di Barat Daya Sarawak, Kota Kuching, Malaysia dinobatkan sebagai kota paling berpolusi di dunia menurut situs polusi udara dunia AS, Senin (16/9). Tercatat, indeks kualitas udara di kota tersebut menyentuh angka 247 dengan indikasi warna ungu atau sangat tidak sehat.

Kuching bukan satu-satunya kota di Malaysia yang menempati daftar kota paling berpolusi. Di peringkat empat, nama Kuala Lumpur juga tercantum, dengan indeks polusi udara mencapai 139.

Pada Rabu (11/9) lalu, posisi pertama polusi udara ditempati oleh Kuala Lumpur. Saat itu, indeks kualitas udara Kuala Lumpur menunjukkan angka 165.

Hingga Senin pagi, kualitas udara di lima area Malaysia berada dalam kategori "sangat tidak sehat". Kelima area tersebut adalah Johan Setia, Putrajaya, Kuching, Samarahan, dan Sri Aman.

Indeks kualitas udara Malaysia atau API mencatat, polusi udara di Kuching lebih tinggi dari kota lainnya, dengan indeks 245. Diikuti oleh Sri Aman dengan angka 220 dan 216 untuk Samarahan.

Kualitas udara dikatakan baik, jika indeks kualitas udaranya menunjukkan angka 0-50. Untuk indeks 51-100 diidentifikasi sebagai kategori sedang. Indeks 101-200 dikatakan sebagai level tidak sehat, 201-300 sebagai kategori sangat tidak sehat, dan di atas 300 mencapai level berbahaya.

Kabut asap sedang hingga pekat yang masih menyelimuti sebagian wilayah Sumatra dan Kalimantan. Kabut asap itu terbawa angin hingga menutupi langit Singapura dan Semenanjung Malaysia.

Di Singapura, kondisi kabut asap sudah berangsur membaik. Hari ini, indeks polusi di Negeri Singa menunjukkan angka 77 hingga 86.

Business Insider melaporkan, kabut asap diprediksi masih akan berlanjut selama musim kemarau. Kondisi ini juga bergantung pada jumlah titik api di Sumatra dan Kalimantan.

Reporter Magang: Anindya Wahyu Paramita

Baca juga:
Pemerintah Malaysia akan Sita Tanah Petani yang Masih Membakar Lahan
Ini Bukti Kebakaran Hutan di Indonesia Sudah Gawat Darurat
Darurat Kabut Asap!
Profesor Malaysia: Setiap Tahun Kabut Asap Datang Menyerang
Dampak Kabut Asap di Malaysia Meluas, Selangor Paling Parah
Malaysia 'Dikirimi' Kabut Asap dari Indonesia, Mahathir Akan Surati Jokowi

(mdk/ian)