Kanselir Jerman Masih Jadi Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia Versi Forbes

DUNIA | 14 Desember 2019 13:21 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kanselir Jerman Angela Merkel kembali menjadi perempuan paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Pengaruhnya berada di atas wanita hebat lain seperti Ratu Elizabeth II hingga pemimpin IMF atau para wanita terkaya di dunia.

Dengan terpilihnya Angela Merkel sebagai perempuan paling berpengaruh, dengan demikian dia juga menjadi politikus wanita paling berpengaruh dunia. Wajar saja, sebab dia tak hanya dikenal sebagai pemimpin Jerman, melainkan pemimpin de facto Uni Eropa.

Forbes menyorot prestasi utama Angela Merkel yaitu perlawanan terhadap gerakan anti-imigrasi di Eropa. Saat ini, negara-negara maju seperti Jerman dan Prancis memang menjadi pilihan utama para pengungsi di Eropa. Tahun lalu, UNHCR mencatat ada 1,4 juta pengungsi di Jerman.

1 dari 3 halaman

Namanya Sempat Tercoreng

Sebagai pemimpin de facto Uni Eropa, Merkel harus ikut terlibat dalam masalah-masalah ekonomi yang terjadi pada zona itu. Pada awal 2010, Angela Merkel dengan tegas menekan kebijakan austerity alias penghematan bagi Yunani yang sedang terlilit utang.

Kerusuhan pun sempat terjadi di Yunani karena kondisi austerity amatlah berat. Salah satu contoh dampak austerity adalah berkurangnya subsidi demi hemat anggaran.

Nama Angela Merkel pun sempat tercoreng karena dianggap paling bertanggung jawab atas kondisi krisis di Yunani. Menurut Time, media dan politikus Jerman pun mengkritik kebijakan Merkel yang dianggap kejam. Akan tetapi, Angela Merkel tetap berpegang pada keputusannya.

Reputasi Angela Merkel kembali pulih berkat tangan dinginnya mengurus Uni Eropa. Sayang, Merkel terancam kehilangan Britania Raya yang dipastikan akan keluar pada Januari mendatang usai kemenangan Perdana Menteri Boris Johnson di pemilu Inggris.

2 dari 3 halaman

Murid dari Hermut Kohl

Merkel pertama kali menjabat sebagai kanselir sejak 2005. Ketegasannya dalam memimpin ternyata populer dan ekonomi Jerman berhasil melewati krisis finansial untuk menuju pertumbuhan. Dia sukses lewat partai Persatuan Demokrat Kristen tempat dia bernaung sejak 1990.

Tercatat, Merkel pernah menjadi Menteri Lingkungan, Konservasi Alam, dan Keamanan Nuklir (1994-1998) dan Menteri Wanita dan Kepemudaan (1991-1994). Selama 18 tahun, Merkel juga awet menjabat sebagai pemimpin partainya.

Dia juga dikenal sebagai murid dari kanselir Jerman Hermut Kohl yang terkenal membidani persatuan Jerman Barat dan Jerman Timur. Kohl pun mendapat julukan Kanselir Persatuan dan menjabat selama 16 tahun.

Sama seperti gurunya, Merkel diprediksi akan menjabat selama 16 tahun. Dia sudah empat periode menjabat sebagai kanselir. Namun, dia sudah turun dari kursi kepemimpinan partainya dan berkat akan pensiun sebagai kanselir pada 2021 mendatang.

3 dari 3 halaman

10 Perempuan Paling Berpengaruh

Berikut 10 wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes:

1. Angela Merkel (Kanselir Jerman)

2. Christine Lagarde (Presiden Bank Sentral Eropa)

3. Nancy Pelosi (Ketua DPR AS)

4. Ursula von der Leyen (Presiden Komisi Eropa)

5. Mary Barra (CEO General Motors)

6. Melinda Gates (aktivis, istri Bill Gates)

7. Abigail Johnson (CEO Fidelity Investments)

8. Ana Patricia Botin (Executive Chairman Santander Group)

9. Ginni Rommety (CEO IBM)

10. Marilyn Hewson (CEO Lockheed Martin)

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com (mdk/pan)

Baca juga:
Merkel dan Macron Dituding Pengecut karena Bungkam atas Kasus Jamal Khashoggi
Pesawat Dinas Kanselir Jerman Ditabrak Mobil Van
[Video] Kanselir Jerman Gemetar Lagi, Kesehatannya Dikhawatirkan
Data Pribadi Kanselir Jerman dan Ratusan Politikus Diretas
Wanita-Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
Peringatan Akhir Perang Dunia I, Ini Kunjungan Bersejarah Pemimpin Jerman & Prancis

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.