Kartunis Swedia Pembuat Kartun Nabi Muhammad Tewas karena Kecelakaan

Kartunis Swedia Pembuat Kartun Nabi Muhammad Tewas karena Kecelakaan
Lars Vilks. ©EPA via BBC
DUNIA | 4 Oktober 2021 09:56 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Kartunis Swedia yang membuat karikatur kepala Nabi Muhammad berbadan anjing tewas dalam kecelakaan, menurut media lokal.

Lars Vilks dilaporkan sedang berjalan-jalan menggunakan kendaraan polisi sipil yang bertabrakan dengan truk di dekat kota Markaryd di Swedia selatan.

Dua anggota polisi juga tewas dan sopir truk tersebut terluka.

Vilks (75) hidup di bawah perlindungan polisi setelah menjadi target ancaman pembunuhan terkait kartun tersebut.

Dikutip dari BBC, Senin (4/10), kartun itu terbit pada 2007 dan dikecam masyarakat Muslim karena menggambar Nabi termasuk penistaan agama. Kartun Vilks diterbitkan setahun setelah koran Denmark menerbitkan kartun Nabi Muhammad.

Polisi belum mengungkapkan identitas mereka yang tewas dalam kecelakaan hari Minggu itu, tapi pasangan Vilks mengonfirmasi kematiannya ke koran Dagens Nyheter.
Dalam sebuah pernyataan, kepolisian menyampaikan pihaknya masih belum mengetahui secara jelas bagaimana kecelakaan tersebut terjadi, dan tidak ada bukti yang menunjukkan ada keterlibatan pihak lain.

Kartun yang dibuat Vilks menuai kemarahan dan kecaman yang membuat Perdana Menteri Swedia saat itu, Fredrik Reinfeldt bertemu Duta Besar dari 22 negara Muslim sebagai upaya mendinginkan situasi.

Sesaat setelah itu, Al-Qaidah di Irak menawarkan hadiah USD 100.000 untuk pembunuhan Vilks.

Pada 2015, Vilks menghadiri debat kebebasan berbicara yang ditargetkan dalam serangan senjata di Copenhagen. Dia mengatakan dia mungkin menjadi target serangan tersebut, yang menewaskan seorang sutradara film.

Baca juga:
Kartunis Asal Denmark Pembuat Karikatur Nabi Muhammad Meninggal Dunia
Kelompok Ekstrem Serang Kantor Polisi dan Sandera Enam Petugas
PM Pakistan Imran Khan Desak Negara Barat Pidanakan Penghina Nabi Muhammad
Prancis Imbau Warganya Tinggalkan Pakistan karena Gelombang Protes Anti-Prancis
Pemerintah Pakistan Setuju Boikot Produk Prancis, Demonstrasi Berakhir
Blokir Jalan Raya, Pengunjuk Rasa di Pakistan Tuntut Pengusiran Dubes Prancis

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami