Keganjilan persidangan Siti Aisyah, kasus pembunuhan kakak tiri Kim Jong Un

DUNIA | 17 Agustus 2018 06:10 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Kasus pembunuhan kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Nam, terus berlanjut. Dua terduga pelaku, Siti Aisyah asal Indonesia dan Doan Thi Huong asal Vietnam, terus menjalani sidang sejak 2017 lalu. Siti Aisyah dan Doan diduga melakukan pembunuhan dengan mengusapkan racun VX agen syaraf ke wajah Kim Jong Nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia.

Seharusnya, kemarin adalah sidang penentuan kasus ini. Namun Pengadilan Tinggi Malaysia memutuskan untuk melanjutkan sidang keduanya. Sebab pengadilan mengklaim telah menemukan bukti cukup untuk menjerat kedua tersangka.

Berikut beberapa keganjilan selama persidangan Siti Aisyah di Malaysia:

1 dari 3 halaman

Kelemahan dan keganjilan bukti

Siti Aisyah dan Doan Thi Huong reka ulang. ©Skynews

Pengacara Siti Aisyah (SA) Gooi Soon Seng menilai bukti-bukti yang dihadirkan jaksa penuntut dalam sidang kliennya terlalu lemah. Dari sederet bukti yang ada, tak satupun menunjukkan SA pembunuh adik tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tersebut.

Mulai dari rekaman CCTV yang memperlihatkan Siti Aisyah tidak melakukan apapun. Yang terekam hanya SA sedang berlari. Sebaliknya, Doan Thi Huong yang saat itu bersama SA lah yang justru terlihat memaparkan racum VX nerve agent ke wajah Kim.

Keganjilan lain adalah keterangan dari Kim sendiri usai diserang di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Usai terpapar, Kim langsung mencari klinik setempat guna mendapat perawatan atas musibah yang menimpanya.

Selain itu, penemuan kasus direkayasa. Saat kaus diambil di hotel tempat SA menginap, kaus diletakkan di plastik hitam. Lalu, kaus itu diteliti kembali ternyata ada sisa racun. Tapi setelah pengacara minta dicek kembali, ternyata racun itu tak ada.

2 dari 3 halaman

Empat orang Korea Utara kabur

empat pria korut tersangka pembunuh kim jong nam. ©CNN

Empat pria Korea Utara diduga ikut membunuh Kim Jong-nam di Bandara Malaysia. Para pria tersebut segera mengganti pakaian dan penampilan agar lolos dari polisi. Hingga saat ini, keempatnya masih buron. Pengacara berpendapat SA tidak tahu kalau mereka memegang racun, dan mengira mereka terlibat dalam sebuah lelucon untuk sebuah acara reality di televisi.

"Pria itu mengganti pakaiannya setelah serangan terjadi, mereka terlihat meninggalkan bandara," kata polisi investigator, Wan Azirul Nizam Che Wan Aziz. "Mereka mencoba untuk membuat bingung (pengamat)."

Gooi mengatakan bahwa jaksa penuntut menyebut SA bekerja sama dengan empat warga Korut untuk membunuh Kim. Namun berdasarkan pengamatannya, SA justru tidak tahu yang dilakukannya adalah tindakan kriminal.

"Empat warga Korut itu langsung bertolak ke negaranya usai insiden. Tapi SA pulang ke rumahnya dan melakukan kegiatan seperti biasa, mulai dari bekerja dan lain-lain. Dia melakukannya selama 3 hari tanpa tahu apa yang sudah terjadi. Jika memang benar dia pembunuhnya, maka tidak mungkin dia tidak bersembunyi atau menutupi kejahatannya," tambahnya.

3 dari 3 halaman

Siti Aisyah sebenarnya berpeluang bebas

Siti Aisyah jalani sidang pembunuhan Kim Jong-nam. ©AFP PHOTO/MOHD RASFAN

Gooi menyebut bahwa bukti-bukti diajukan oleh jaksa justru semakin menunjukkan ketidakbersalahan SA dalam kasus ini. SA jelas dikambinghitamkan oleh pihak tertentu untuk melakukan tindak kriminal.

Selain itu, SA juga tidak memiliki motif apapun jika dia benar-benar membunuh Kim.

"Jaksa penuntut tidak bisa menunjukkan motif SA melakukan pembunuhan. Kita tahu, setiap kasus pembunuhan pasti ada motifnya. Tapi ini tidak ada. Bukan perampokan, bukan didasari rasa iri dengki dan lainnya, SA bahkan tidak tahu siapa Kim dan Doan sebelumnya. Dia hanya dijadikan alat untuk melakukan pembunuhan," kata Gooi. (mdk/has)

Baca juga:
Bukti dianggap cukup, hakim Malaysia putuskan sidang Siti Aisyah dilanjutkan
Jelang vonis kasus pembunuhan Kim Jong-nam, Siti Aisyah berpeluang bebas
Pengacara yakin Siti Aisyah bisa bebas dari tuduhan pembunuhan Kim Jong-nam
Pengacara banyak temukan kejanggalan dalam bukti dakwaan Siti Aisyah
Yakin Korut dalang dibalik pembunuhan Kim Jong-nam, AS beri sanksi ekonomi baru
AS tuduh Korea Utara gunakan cairan kimia VX untuk bunuh Kim Jong Nam