Kematian Akibat Virus Corona di Wilayah Amerika Latin Kini Terbanyak di Dunia

Kematian Akibat Virus Corona di Wilayah Amerika Latin Kini Terbanyak di Dunia
DUNIA | 5 Agustus 2020 11:11 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Amerika Latin melampaui Eropa pada hari Selasa untuk menjadi wilayah dengan jumlah korban virus corona tertinggi di dunia.

Berdasarkan perhitungan Reuters, wilayah di selatan Benua Amerika ini sekarang telah mencatat lebih dari 206.000 kematian atau sekitar 30 persen dari angka total kematian di seluruh dunia.

Brasil, negara Amerika Latin yang paling terdampak oleh coronavirus, kini telah mencatat total 95.819 kematian pada Selasa (4/8). Meksiko, negara yang paling terpengaruh kedua di kawasan itu, tercatat memiliki 48.869 kematian.

Penyebaran pandemi juga meningkat di Kolombia, Peru, Argentina, dan Bolivia.

Pekan lalu, Amerika Latin menjadi wilayah yang paling terkena dampak dengan jumlah kasus. Pada hari Senin, jumlah infeksi melebihi 5 juta, menurut penghitungan Reuters berdasarkan data pemerintah.

Jumlah kasus meningkat setelah pihak berwenang melonggarkan langkah-langkah penguncian untuk merangsang kembali pertumbuhan ekonomi.

Virus ini telah menginfeksi lebih dari 18,4 juta orang di seluruh dunia. Jumlah kematian global adalah 698.000. (mdk/bal)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami