Konflik Kashmir, Pakistan Setop Layanan Kereta ke India

DUNIA | 8 Agustus 2019 20:32 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Pakistan hari ini menunda layanan kereta menuju India di tengah memanasnya konflik Kashmir.

"Kami memutuskan menghentikan layanan kereta Samjhauta Ezpress," kata Menteri Perkereta Apian Sheikh Rasyid dalam jumpa pers, seperti dilansir laman Channel News Asia, Kamis (8/8). Selama ini kereta itu menghubungkan Ibu Kota New Delhi, India dengan Lahore, Pakistan.

"Selama saya masih menteri perkereta apian, kereta Samjhauta Express tidak boleh beroperasi," kata dia.

Pakistan kemarin memutuskan menurunkan status hubungan diplomatik dengan India dan akan mengusir perwakilan India dan menunda perdagangan setelah pemerintah India mencabut status semi-otonomi khusus di Kashmir yang sudah berlangsung selama tujuh dekade. Keputusan itu diambil setelah sebelumnya India memberlakukan jam malam di Kashmir.

Pengamat sudah menduga keputusan India itu akan memicu konflik dengan Pakistan.

India beralasan keputusan mencabut status otonomi Kashmir itu adalah masalah internal negara.

Namun Pakistan menyerukan komunitas internasional campur tangan dan berjanji akan membawa masalah ini ke Dewan Keamanan PBB. (mdk/pan)

Baca juga:
India Batasi Akses Komunikasi, Warga Kashmir Dilanda Kecemasan
Pakistan Usir Utusan India Terkait Konflik Kashmir
India Tangkap Ratusan Warga Kashmir, Satu Pendemo Tewas
India dan Pakistan Terlibat Baku Tembak di Sepanjang Garis Kontrol Kashmir
PM Pakistan Janji Lawan Keputusan India Soal Pencabutan Otonomi Kashmir

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.