Korban Tewas Sudah 21 Orang, Banjir Jakarta Saat Tahun Baru Jadi Sorotan Media Asing

Korban Tewas Sudah 21 Orang, Banjir Jakarta Saat Tahun Baru Jadi Sorotan Media Asing
DUNIA | 2 Januari 2020 14:28 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak saat malam Tahun Baru hingga siang kemarin membuat Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir. Menurut data Kementerian Sosial hingga pagi tadi, ada 21 orang meninggal di Jabodetabek akibat bencana banjir tersebut.

Banjir di Jakarta tepat pada awal tahun 2020 ini menjadi sorotan sejumlah media internasional. Di antaranya, media asal Singapura The Straits Times.

Listrik dimatikan di ratusan lingkungan yang tergenang air di seluruh Jakarta, rumah bagi sekitar 30 juta, dengan beberapa jalur kereta api dan salah satu bandara kota juga ditutup. Seorang anak berusia 16 tahun tersengat listrik oleh kabel listrik, sementara tiga orang lagi meninggal karena hipotermia, kata kepala badan penanggulangan bencana Jakarta, Subejo.

Media Malaysia, The Star juga melaporkan bencana banjir di Jakarta dengan judul "Overnight rain triggers severe flooding in Jakarta". Dilaporkan thestar.com.my, hujan deras di ibu kota Indonesia dan daerah sekitarnya sejak Malam Tahun Baru memicu kemungkinan banjir terburuk dalam hampir tujuh tahun, merendam rumah dan mobil dan menutup salah satu bandara Jakarta.

1 dari 1 halaman

Terburuk sejak 2013

2013 rev4

Media asal Amerika Serikat, Bloomberg juga menyoroti bencana banjir di Jakarta dengan artikel berjudul "Indonesian Capital Jakarta Hit by Worst Flooding Since 2013". Dalam artikel itu dituliskan, pemerintah provinsi Jakarta memprioritaskan keselamatan penduduk dan menginstruksikan sekolah dan beberapa kantor untuk bersiap menyediakan tempat berlindung karena agen cuaca negara itu mengharapkan curah hujan akan terus berlanjut dalam tiga hari ke depan.

Pada Januari 2013, lebih dari 30 juta penduduk Jakarta terkena dampak banjir yang menewaskan puluhan orang dan daerah tergenang termasuk kawasan pusat bisnis.

Badan cuaca Indonesia, BMKG mendesak orang untuk menyimpan dokumen-dokumen penting di tempat yang aman dan untuk mempersiapkan cadangan daya.

Media Thailand, Bangkok Post juga menuliskan artikel yang sama dengan judul "Jakarta hit by worst flooding since 2013".

Reporter: Raden Trimutia Hatta

Sumber: Liputan6.com (mdk/pan)

Baca juga:
Gubernur Anies Akui Logistik Terlambat Diterima Korban Banjir
Penyebab Mobil BMW Milik Bule Hanyut di Perumahan Serpong saat Banjir
Kepala BPS Nilai Banjir Awal 2020 Terparah Sejak 2013
Pemilik Masih di Luar Kota, BMW Putih Terseret Banjir di Serpong Belum Dievakuasi
Rutan KPK Sempat Banjir, Enam Tahanan Korupsi Dievakuasi
Banjir Parah di Awal 2020, Bagaimana Nasib Saham Emiten di Pasar Modal?

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami