Kota di Spanyol akan ganti nama lantaran ada kata 'bunuh Yahudi'

Kota di Spanyol akan ganti nama lantaran ada kata 'bunuh Yahudi'
Kota Castrillo Matajudios di Spanyol. ©lavanguardian.com
DUNIA | 13 April 2014 14:28 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Warga Kota Castrillo de Matajudios di Spanyol akan menggelar pemungutan suara pada 19 April mendatang untuk mengganti nama kota mereka. Pasalnya kota mereka mengandung kata-kata yang berarti 'bunuh Yahudi'.

Kata 'Matajudios' jika diterjemahkan berarti 'bunuh Yahudi'. Kata itu sebenarnya sebutan minuman terbuat dari buah lemon di kota itu, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Sabtu (12/4).

Kota Castrillo de Matajudios terletak di Leon, Spanyol, hanya memiliki sekitar 60 warga. Mereka rencananya bertemu di balai kota untuk membahas kemungkinan mengubah nama kota mereka supaya tidak terdengar kontroversial.

Di sejumlah wilayah di Spanyol, warga biasanya menyebut 'bunuh Yahudi' (mata judios) untuk nama minuman tradisional terbuat dari buah lemon dicampur alkohol dalam perayaan festival di Hari Paskah.

Nama kota itu diambil sejak zaman pertengahan, tepatnya 1478, ketika orang yang mengganti agamanya menjadi Yahudi dieksekusi di depan umum saat perayaan Paskah.

Namun kini Wali Kota Lorenzo Rodriguez mengajukan usulan untuk mengganti nama kota menjadi 'Castrillo de Mota de Judios' atau berarti "Castrillo dari Bukit Yahudi'

"Suara mayoritas akan dihormati, meski hanya satu orang menyalurkan suaranya," kata Rodriguez kepada surat kabar Spanyol Diario de Burgos.

Menurut situs kota itu, kaum Yahudi dan Kristen memperoleh hak sama di kota itu pada 974.

Menurut Rodriguez, setelah terjadi pembantaian Yahudi di Castrojeriz pada 1035, banyak orang Yahudi kabur ke Castrillo. Namun kemudian terjadi pembantaian Yahudi lagi di Castrillo pada 1109. (mdk/fas)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami