Lima Planet akan Sejajar dengan Bulan pada 24 Juni, Begini Cara Melihatnya

Lima Planet akan Sejajar dengan Bulan pada 24 Juni, Begini Cara Melihatnya
Tata Surya. Space.com
DUNIA | 22 Juni 2022 18:07 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Sepanjang Juni ini, kita bisa menyaksikan lima planet terdekat dengan Bumi dengan mata telanjang. Sekitar setengah jam sebelum matahari terbit, Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus sejajar dengan urutan dasar mereka dari matahari. Pada 3 dan 4 Juni, jarak antara Merkurius dan Saturnus hanya 91 derajat.

"Planet-planet sering kali semakin dekat satu sama lain dan menjauh satu sama lain, tapi ini secara khusus urutan yang menyenangkan. Ini kebetulan saja," jelas astronom NASA, Michelle Thaller, dikutip dari The Washington Post, Rabu (22/6).

"Ini semacam tur menyenangkan sistem tata surya yang bisa Anda ikuti dengan gratis," lanjutnya.

Kesejajaran beberapa planet cukup umum dan terjadi setiap beberapa tahun sekali, tetapi lima planet yang sejajar ini hanya terjadi sekali setiap dua dasawarsa.

Terakhir kali lima planet ini sejajar terjadi pada Desember 2004, dan peristiwa menakjubkan ini tidak akan terjadi lagi sampai 2040. Karena perbedaan orbit dan kemiringan, delapan planet tidak pernah sejajar secara sempurna.

2 dari 2 halaman

Cara melihat

Walaupun teleskop atau teropong dapat membantu pengamatan langit, planet-planet akan bersinar lebih terang daripada bintang-bintang di sekelilingnya dan seharusnya mudah diamati dengan mata telanjang. Fenomena langka ini bisa disaksikan sekitar 30 menit sebelum matahari terbit dan kondisi cakrawala yang cerah. Langit yang lebih gelap juga lebih baik, tapi planet-planet akan menonjol atau lebih jelas di atas lampu-lampu kota.

"Walaupun di perkotaan, ini cukup terang, Anda seharusnya bisa melihat. Naiklah ke balkon atau loteng. Sepanjang Anda bisa melihat cakrawala yang terang dan langit cerah, Anda bisa melihatnya," jelas Thaller.

Kesempatan terbaik untuk menyaksikan lima planet yang sejajar ini pada 24 Juni. Merkurius seharusnya lebih mudah terlihat karena ia bergerak menjauh dari matahari dan akan terlihat satu jam sebelum matahari terbit.

Bonusnya, bulan sabit merah di Bumi juga akan memosisikan dirinya antara Venus dan Mars dan bertindak sebagai pengganti Bumi. Pengamat langit bisa melihat pemandangan spektakuler enam benda angkasa secara berurutan: Merkurius, Venus, bulan, Mars, Jupiter, dan Saturnus. Jarak antara Merkurius dan Saturnus hanya 107 derajat, menurut laporan Sky & Telescope.

(mdk/pan)

Baca juga:
China Sukses Alirkan Tenaga Surya dari Luar Angkasa ke Bumi, Begini Caranya
Pemburu Alien Deteksi Sinyal Radio Misterius dari Planet Mirip Bumi
Galaksi Saat Alam Semesta Baru Terbentuk Lebih Besar dari yang Diperkirakan
Macam Planet di Tata Surya dan Ciri-cirinya yang Perlu Dipahami
Tiga Fenomena Bulan Langka Ini Bisa Dilihat Masyarakat Indonesia
Ilmuwan Deteksi Sinyal Sangat Aneh Datang dari Luar Angkasa

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami