Lloyd Austin Resmi Jadi Menhan AS, Jadi Warga Kulit Hitam Pertama Pimpin Pentagon

Lloyd Austin Resmi Jadi Menhan AS, Jadi Warga Kulit Hitam Pertama Pimpin Pentagon
Lloyd Austin. ©REUTERS/Larry Downing
DUNIA | 24 Januari 2021 13:08 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pada Jumat, Senat AS memilih Lloyd J Austin sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), menjadikannya sebagai warga kulit hitam pertama yang menjabat posisi itu.

Pemungutan suara dengan perolehan 93:2 itu memberi Presiden AS Joe Biden anggota Kabinet keduanya; Avril Haines ditetapkan pada Rabu sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai direktur intelijen nasional.

Biden berharap Austin dapat memulihkan stabilitas kepemimpinan di Pentagon, yang pada masa pemerintahan Donald Trump, Pentagon pernah dipimpin dua menteri pertahanan yang diloloskan Senat dan empat yang memegang jabatan itu untuk sementara waktu.

Austin pensiun pada 2016 setelah menjabat sebagai jenderal kulit hitam pertama yang mengepalai Komando Pusat AS. Dia adalah wakil kepala staf Angkatan Darat kulit hitam pertama pada 2012 dan juga menjabat sebagai Direktur Staf Gabungan, pekerjaan di belakang layar yang memberinya pandangan mendalam terkait cara kerja Pentagon.

Austin, seorang pria bertubuh besar dengan suara yang menggelegar dan kecenderungan untuk menghindari publisitas, menggambarkan dirinya sebagai putra seorang tukang pos dan seorang ibu rumah tangga dari Thomasville, Georgia. Dia berjanji untuk menyampaikan pendapatnya kepada Kongres dan Biden.

Pada sidang konfirmasi Selasa lalu, Austin mengatakan dia tidak ingin dicalonkan tapi siap untuk memimpin Pentagon tanpa berpegang teguh pada status militernya dan dengan kesadaran penuh bahwa menjadi pejabat politik dan anggota kabinet membutuhkan "perspektif yang berbeda dan tugas unik dari sebuah karir berseragam. "

Saat menjabat wakil presiden, Biden bekerja dengan Austin pada 2010-11 untuk menghentikan keterlibatan militer AS di Irak, sementara Austin adalah komandan tertinggi AS di Baghdad.

Desember lalu, Biden mengumumkan Austin sebagai kandidat Menhan. Saat itu Biden mengatakan Austin adalah "orang yang kita butuhkan saat ini.”

Baca Selanjutnya: Austin berjanji untuk mengelilingi dirinya...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami