Mahathir Mohammad Mundur, Politik Malaysia Terombang-ambing Dalam Ketidakjelasan

Mahathir Mohammad Mundur, Politik Malaysia Terombang-ambing Dalam Ketidakjelasan
DUNIA | 25 Februari 2020 07:22 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad telah mengajukan surat pengunduran diri kepada raja, seperti disampaikan kantor perdana menteri pada Senin (24/2), menyebabkan pemerintahan terombang-ambing dalam ketidakjelasan di tengah pembicaraan pembentukan koalisi pemerintahan baru.

Nasib koalisi yang berkuasa di Malaysia diragukan setelah pembicaraan akhir pekan antara beberapa anggota dan kelompok oposisi tentang pembentukan pemerintah baru yang akan mengecualikan pengganti yang dicalonkan Mahathir, Anwar Ibrahim.

Pasangan ini bergabung untuk memenangkan Pemilu 2018 dan menggulingkan UMNO yang cukup lama berkuasa. Saat koalisi terbangun, Mahathir berjanji akan menyerahkan kekuasaan kepada Anwar.

Pertikaian antara Mahathir dan Anwar telah membentuk politik Malaysia selama beberapa dekade dan ketegangan terus berlangsung.

"Surat telah dikirim kepada Raja Yang Mulia pada jam 1 siang," kata kantor perdana menteri dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Senin (24/2).

1 dari 3 halaman

Siapa Berhak Membentuk Pemerintah Baru?

membentuk pemerintah baru rev2

Anwar dijadwalkan bertemu dengan raja pada pukul 06.00. Tidak jelas apakah dia memiliki dukungan politik untuk mengajukan klaim pembentukan pemerintah. Juga belum jelas apa langkah raja selanjutnya dan apakah Mahathir bisa membentuk pemerintahan lain dengan dukungan partai lain, termasuk UMNO.

Jika tidak ada kelompok yang memiliki lebih dari 112 anggota yang dibutuhkan untuk mayoritas parlemen, pemilihan baru adalah sebuah pilihan, kata seseorang yang dekat dengan partai Mahathir.

Dikutip dari The Strait Times, Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) Mahathir, yang memiliki 26 anggota parlemen, mengumumkan pada Senin keluar dari koalisi Pakatan Harapan. Sementara itu 11 anggota parlemen dari Parti Keadilan Rakyat (PKR)-nya Anwar Ibrahim juga telah keluar dari partai untuk membentuk blok independen.

"Sepertinya itu akan diperebutkan sekarang," sumber kedua mengatakan tentang kemungkinan siapa yang akan membentuk pemerintahan berikutnya seperti dilansir dari Reuters. "Siapa yang bisa menarik mayoritas."

Salah satu orang dekat Mahathir mengatakan "orang yang mengaku memiliki mayoritas dapat mendatangi raja dan membuktikannya".

Sekretaris pers Anwar Ibrahim tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Istri Anwar, Wan Azizah Ismail adalah wakil perdana menteri negara itu dan akan menjadi tokoh tertinggi dalam pemerintahan jika pengunduran diri Mahathir diterima.

2 dari 3 halaman

Wan Azizah jadi perdana menteri?

jadi perdana menteri rev1

Pada Minggu, Anwar menuduh partai Mahathir dan "pengkhianat" di partai PKR-nya merencanakan untuk membentuk pemerintahan baru dengan UMNO.

Sumber mengatakan, partai Mahathir dan sebuah faksi di partai Anwar bertemu pejabat dari UMNO dan partai Islam PAS dalam upaya untuk membentuk koalisi baru dan mungkin mendukung Mahathir untuk menjalani masa lima tahun penuh sebagai perdana menteri.

Kemarin Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail disebut-sebut bakal menjadi perdana menteri perempuan pertama negara itu menggantikan Mahathir Mohamad yang hari ini mengajukan surat pengunduran diri kepada Raja Malaysia.

Dilansir dari laman Malay Mail, Senin (24/2), sumber mengatakan Mahathir menunjuk Wan Azizah sebagai perdana menteri sementara setelah Partai Pribumi Malaysia Bersatu (PPBM) yang dipimpin Mahathir memilih keluar dari koalisi Pakatan Harapan yang berkuasa.

"Wan Azizah sebagai perdana menteri sementara," kata sumber dekat Presiden Partai Keadilan Rakyat Anwar Ibrahim.

Di saat yang sama, sumber tadi juga mengatakan Wakil Presiden PKR yang juga Menteri Ekonomi Azmin Ali dan Menteri Perumahan dan Pemerintahan Daerah Zuraida Kamaruddin dipecat dari PKR.

3 dari 3 halaman

Berdampak ke Sektor Ekonomi

Gejolak politik, bersama dengan kekhawatiran penyebaran virus corona, membuat mata uang, obligasi, dan pasar saham Malaysia anjlok.

Ringgit turun 0,8 persen pada hari itu - penurunan tertajam dalam tiga tahun - ke level terendah dalam hampir enam bulan.

"Menjadi sangat sulit bagi Malaysia untuk mengembalikan investor asing," kata Jolynn Kek, kepala ekuitas BOS Wealth Management Malaysia, merujuk pada stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi di antara negara tetangganya. (mdk/pan)

Baca juga:
PM Malaysia Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri
Politik Malaysia Memanas, Anwar Ibrahim Mengaku Dikhianati Anggota Koalisi
Mahathir Mohamad Kecam India Soal UU Kewarganegaraan Baru
Dijadwalkan Jadi Pembicara, Jokowi Absen di KTT Pemimpin Negara Muslim Dunia
Najib Razak Akan Sumpah Laknat di Masjid Bantah Perintahkan Pembunuhan Model Mongolia
Mantan PM Malaysia Najib Razak Dituduh Perintahkan Bunuh Model Mongolia
Nasihat Dari Perdana Menteri Tertua untuk Perdana Menteri Termuda di Dunia

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami