Malaysia Siap Bantu Indonesia Atasi Kebakaran Hutan

DUNIA | 11 September 2019 18:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Energi, Sains, Teknologi, Lingkungan, dan Perubahan Iklim Malaysia (MESTECC) Yeo Bee Yin mengatakan, pihaknya siap membantu Indonesia untuk menangani kebakaran hutan yang mengakibatkan polusi udara di Malaysia. Dia menekankan, kebakaran hutan di Indonesia perlu segera dipadamkan.

"Pemerintah siap menawarkan segala bentuk bantuan untuk membantu Indonesia memadamkan kebakaran di Kalimantan dan Sumatra," kata Yeo Bee Yin di akun Facebook resminya.

Menurut Yeo, kebakaran hutan di Indonesia menjadi akar masalah kabut asap di Malaysia. Lebih lanjut Yeo mengatakan, pemerintah akan menempuh pendekatan diplomatik untuk meningkatkan urgensi pemerintah Indonesia, agar segera menindaklanjuti kabut asap lintas batas itu.

"Situasi kabut diperkirakan meningkat setelah arah angin musim hujan berubah arah di akhir September," imbuhnya.

Dikutip dari laman Malay Mail, Senin (9/9), pemerintah Malaysia telah berupaya menangani masalah kabut asap yang melanda wilayahnya. Yeo menjelaskan, upaya tersebut juga meliputi pertemuan dan kesepakatan multi-negara yang diadakan bulan lalu.

Selain Indonesia, pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Brunei Darussalam, Singapura, dan Thailand. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan dilakukannya pemantauan dan peningkatan langkah-langkah pencegahan untuk meminimalkan kabut asap lintas batas selama musim kemarau, dari Agustus hingga Oktober.

"Sayangnya, hanya sebulan setelahnya situasi kebakaran di Indonesia tidak menjadi lebih baik, tetapi lebih buruk," lanjutnya.

Menteri berusia 36 tahun itu mengatakan, pihaknya tengah bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri untuk mengirim catatan diplomatik kepada pemerintah Indonesia. Surat resmi itu berisi urgensi untuk mengatasi kebakaran hutan di Indonesia.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Malaysia telah berkoordinasi dengan kementeriannya melalui Departemen Meteorologi dan angkatan udara. Koordinasi dilakukan untuk membuat penyemaian awan yang menghasilkan hujan buatan sebagai bantuan sementara.

"Namun, titik api di Indonesia perlu dipadamkan untuk menyelesaikan akar masalah kabut asap. Jika tidak, kabut akan kembali setelah hujan," ujar Yeo.

"Karenanya, urgensi sekarang adalah untuk Indonesia memadamkan api," tegasnya.

Reporter Magang: Anindya Wahyu Paramita

Baca juga:
Badan Meteorologi Asean Sebut Kabut Asap Mungkin Berasal dari Indonesia
Malaysia Liburkan 400 Sekolah karena Kabut Asap dari Indonesia
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Warga Sampit-Palangka Raya Salat Minta Hujan
Menteri LHK Pastikan Tak Ada Asap Karhutla Masuk ke Negara Tetangga
VIDEO: Kabut Asap Selimuti Tetangga Dekat Calon Ibu Kota Baru
Kondisi Kabut Asap Pekat Selimuti Pekanbaru

(mdk/pan)