Mantan Ratu Kecantikan Myanmar Angkat Senjata Lawan Junta Militer

Mantan Ratu Kecantikan Myanmar Angkat Senjata Lawan Junta Militer
mantan ratu kecantikan myanmar htar htet htet angkat senjata lawan junta. ©Twitter
DUNIA | 13 Mei 2021 15:54 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Mantan Ratu Kecantikan Myanmar Htar Htet Htet bergabung dengan kelompok etnis untuk mengangkat senjata melawan junta militer. Dia mengunggah empat foto dirinya sedang memegang senapan di akun Twitternya @HtarHtetHtet2 dua hari lalu.

Htar Htet Htet mewakili Myanmar dalam ajang Miss Grand International di Thailand pada 2013 untuk bersaing dengan 60 peserta lainnya, termasuk peragaan busana renang dan pakaian nasional.

Dalam unggahannya itu dia menulis kutipan kata-kata tokoh revolusioner Kuba asal Argentina Che Guevara: "Revolusi bukanlah apel yang jatuh dari pohon ketika sudah matang. Kau harus membuat Revolusi itu jatuh. Kita akan menang," tulisnya.

Perempuan 32 tahun yang kini menjadi pelatih senam itu juga memajang foto dirinya di akun Facebook.

"Kini waktunya untuk melawan," tulis dia di Facebook, seperti dilansir laman South China Morning Post, Kamis (13/5). "Baik ketika kau memegang senjata, pena, papan ketik atau berdonasi bagi gerakan pro-demokrasi, setiap orang harus melakukan perannya agak revolusi berhasil."

Selasa kemarin tepat 100 hari sejak kudeta militer terjadi di Myanmar. Unjuk rasa demonstran menentang kudeta dan menuntut pembebasan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi terus terjadi di jalanan sejumlah kota.

"Saya akan melawan balik semampu saya. Saya siap mengorbankan segalanya. Saya siap mengorbankan nyawa saya," tulis Htar Htet Htet dari suatu tempat di wilayah perbatasan.

Baca Selanjutnya: Media junta kemarin mengatakan aparat...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami