Meksiko Kerahkan Tentara ke Sarang Narkoba Setelah 14 Polisi Tewas Ditembak

DUNIA | 16 Oktober 2019 16:35 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Aparat keamanan Meksiko mengerahkan 80 tentara dan helikopter militer ke Negara Bagian Michoacan barat setelah 14 petugas kepolisian tewas dibunuh diduga oleh anggota kartel narkoba dua hari lalu.

Dilansir dari laman BBC, Rabu (16/10), saat kejadian, polisi sedang melaksanakan perintah pengadilan di kota El Aguaje namun ketika sedang melakukan konvoi, mereka disergap orang-orang bersenjata tak dikenal pada di kawasan sengketa dua kartel narkoba.

Sebuah kelompok kriminal yang kuat, Jalisco Nueva Generación Cartel, diyakini sebagai dalang di balik serangan itu.

Pada jumpa pers kemarin Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador, mengatakan kebijakannya yang keras tentang kejahatan narkoba akhirnya akan membuahkan hasil.

"Saya optimistis akan adanya perdamaian...kami sepenuhnya berdedikasi untuk masalah ini, tetapi [pemerintah masa lalu] tetap membiarkannya," kata presiden seperti dikutip kantor berita Reuters.

Michoacán adalah pusat untuk kekerasan yang terkait dengan perang antar kartel narkoba.

El Aguaje dianggap memiliki kepentingan strategis antara dua kartel yang sedang bertarung: Kartel Jalisco Nueva Generación (CJNG) dan kelompok sempalan yang disebut Los Viagras.

Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador telah berusaha menangani kejahatan narkoba sejak ia menjabat Desember lalu.

Reporter: Benedikta Miranti Tri Verdiana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tak Penuhi Janji Kampanye, Wali Kota di Meksiko Diseret Truk Oleh Warga
Bila Para Hewan Peliharaan Jalani Prosesi Pemberkatan Air Suci
Tentara Meksiko Temukan Ladang Ganja Seluas 3 Hektar
Tak Hanya China, Ini Deretan Negara Perang Dagang dengan Amerika Serikat
4 Unjuk Rasa yang Gemparkan Dunia hingga Berakhir Ricuh
5 Negara Besar Terancam Alami Kemerosotan Ekonomi

(mdk/pan)

TOPIK TERKAIT