Menlu siap jika PM Inggris tanya soal hukuman mati

Menlu siap jika PM Inggris tanya soal hukuman mati
DUNIA | 27 Juli 2015 17:23 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro

Merdeka.com - Kedatangan Perdana Menteri inggris David Cameron ke Indonesia memang akan lebih banyak membahas masalah ekonomi. Namun, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L. P. Marsudi mengatakan dirinya sudah siap jika pemerintahan Kerajaan Inggris tersebut mengungkit masalah hukuman mati warganya di Indonesia, Lindsay Sandiford.

"Kita tidak akan terkejut jika isu itu dibahas oleh PM Cameron. Tetapi kesempatan ini bisa kita ambil untuk menjelaskan situasi di Indonesia," ujar Menlu Retno di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (27/7).

Lindsay Sandiford merupakan warga negara Inggris yang ditahan di Bali sejak tahun 2012. Dia menjadi terdakwa hukuman mati di Indonesia lantaran menyelundupkan kokain senilai Rp 30 miliar dari Thailand.

Wanita ini dijatuhi hukuman mati pada 2013 silam. Dia berdalih menjadi kurir, bukan penyelundup barang haram tersebut. Dia juga mengatakan rela melakukan pekerjaan itu demi nyawa anaknya. (mdk/rep)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami