Menyingkap tabir persembunyian pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi

DUNIA | 23 September 2018 07:36 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Dua pekan lalu pasukan koalisi dipimpin Amerika Serikat dan tentara pemberontak Suriah (SDF) melancarkan serangan besar-besaran ke kantong pertahanan terakhir kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di sebelah timur Suriah, dekat perbatasan Irak. Sejumlah pengamat menilai sang pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi dikhawatirkan lagi-lagi berhasil melarikan diri.

"Lokasi itu tempat pertahanan terakhir para militan ISIS. Semua jihadis asing dan panglima perang dari luar Suriah berada di Kota al-Soussa, Hajin, dan al-Shaafa dan kami akan menghabisi mereka semua," ujar tentara pemberontak Suriah asal Kurdi, Rezdst Kubani, di lapangan, seperti dilansir laman Al Arabiya, Sabtu (22/9).

Pengamat senior dari Universitas George Washington untuk Prgram Studi Ekstremisme, Hassan Hassan, mengatakan mengungkap lokasi persembunyian Baghdadi tentunya tidak mudah.

Hasan mengatakan lokasi yang dituju pasukan koalisi saat ini adalah kawasan yang cukup terbatas di peta tapi di lapangan daerah itu sungguh luas dikelilingi gunung, gurun, sungai, dan desa di Irak dan Suriah, tempat ideal untuk bersembunyi.

Dengan dukungan kuat dari koalisi AS, pasukan Irak dan pemberontak Suriah punya kemampuan buat melacak Baghdadi.



"Dan dia bisa jadi tertangkap karena membuat kesalahan atau orang-orang terdekatnya berbuat kesalahan," kata Hassan.

Kesalahan ini boleh jadi sama dengan hampir terjadi pada 3 November 2016 ketika koran the Guardian pada Januari melaporkan, "ketika dia (Baghdadi) berbicara 45 detik di radio dengan pengawalnya di saat pasukan Irak sedang menyerang Mosul, lokasi dia langsung diketahui."

"Para pengawalnya lalu segera membawa dia pergi ketika sadar apa yang telah dia lakukan," kata pejabat senior Kurdi yang mendengarkan radio ketika insiden itu terjadi.

Jika Baghdadi kembali berhasil kabur kali ini dia kemungkinan bergabung dalam jaringan sel ISIS di suatu wilayah di Irak atau Suriah.

Kabar Baghdadi kabur ke Afghanistan lewat Iran

Koran Ashraq al-Awssat mengutip sumber pejabat keamanan dan kelompok ekstremis lainnya di Pakistan mengatakan Abu Bakar al-Baghdadi tiba di Negara Bagian Nangarhar di sebelah timur Afghanistan setelah melintasi perbatasan Iran.

Sumber itu mengatakan Baghdadi datang setelah ratusan anggota ISIS tiba di provinsi itu usai melewati perbatasan Iran melalui Kota Zahedan di sebelah timur Iran. Sumber mengatakan ISIS bisa melintasi perbatasan atas sepengetahuan dan koordinasi dengan tentara Garda Revolusi Iran.

Baghdadi, sosok yang paling dicari di muka bumi selama ini selalu selamat dari sejumlah serangan udara meski dia berulang kali dilaporkan mengalami luka. Namun sejumlah ahli mengatakan dia adalah sosok yang ahli bersembunyi dan kali ini tampaknya berhasil kabur lagi. (mdk/pan)

Baca juga:
Parade militer Iran diserang, 11 orang tewas dan 30 lainnya luka-luka
Mantan teroris sebut ciri anggota ISIS tidak menghormati ulama
Belgia ekstradisi warga Rusia pendukung ISIS
Gerakan #2019GantiPresiden bisa berpotensi dimanfaatkan ISIS
Duterte siap kirim tentara ke Yordania untuk perangi ISIS
Komandan senior ISIS di Afghanistan tewas dalam serangan AS

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.