Microsoft: Peretas Rusia, China, dan Iran Serang Tim Kampanye Trump, Biden

Microsoft: Peretas Rusia, China, dan Iran Serang Tim Kampanye Trump, Biden
DUNIA | 11 September 2020 22:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Peretas yang memiliki hubungan dengan negara Rusia, China, dan Iran berusaha untuk menyusup orang-orang dan kelompok yang terlibat dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2020, kata perusahaan teknologi asal AS Microsoft.

Microsoft mengatakan "jelas aktivitas kelompok asing meningkatkan upaya mereka" menargetkan pemilu. Baik kampanye Presiden Donald Trump dan kandidat Demokrat Joe Biden masuk dalam incaran para hacker.

Microsoft menyatakan peretas Rusia dari kelompok Strontium menargetkan lebih dari 200 organisasi, banyak di antaranya terkait dengan partai politik AS - baik Partai Republik maupun Demokrat.

Strontium juga dikenal sebagai Fancy Bear, unit serangan dunia maya yang diduga punya kaitan dengan intelijen militer Rusia, GRU.

"Mirip dengan apa yang kami amati pada 2016, Strontium melakukan aksi untuk mengambil data suatu akun, kemungkinan untuk membantu operasi intelijen," kata Tom Burt, wakil presiden Microsoft yang bertanggung jawab atas keamanan dan kepercayaan konsumen, seperti dikutip BBC, Jumat (11/9).

Microsoft juga mengatakan peretas China melancarkan serangan yang menargetkan individu yang terkait dengan kampanye Biden, sementara peretas Iran terus berupaya menargetkan orang-orang yang terkait dengan kampanye Trump.

Baca Selanjutnya: Tetapi sebagian besar serangan cyber...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami