Misteri Seputar Penyebab Amonium Nitrat Meledak di Beirut

Misteri Seputar Penyebab Amonium Nitrat Meledak di Beirut
DUNIA | 6 Agustus 2020 07:25 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Spekulasi muncul seputar penyebab sebuah gudang penyimpanan amonium nitrat meledak di pelabuhan Beirut pada Selasa, menewaskan sedikitnya 100 orang, melukai ribuan orang dan meruntuhkan wilayah ibu kota Lebanon tersebut, dengan sebuah laporan mengindikasikan para pejabat telah memcoba memperingatkan pihak berwenang terkait bahaya tersebut namun gagal.

Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab menyampaikan, 2.750 ton pupuk pertanian amonium nitrat telah disimpah selama bertahun-tahun di gudang pelabuhan yang meledak. PM Diab pun menegaskan pihak yang bertanggung jawab harus menanggung akibatnya.

Sebuah gambar yang diunggah online pada Selasa malam dari sumber yang tidak diketahui tampaknya menunjukkan pekerja mengelas pintu gudang di sebelah tumpukan 1/2-ton karung ammonium nitrat.

Pintu dan jendela gudang tampaknya cocok dengan gambar dan video dari gudang tempat ledakan terjadi, tak lama setelah kebakaran yang menyebabkan awan membubung tinggi di langit Beirut.

Sedikitnya satu orang pekerja dalam gambar itu memakai masker kain, menunjukkan gambar itu diambil baru-baru ini. Keaslian gambar tak bisa dikonfirmasi secara mandiri. Demikian dilansir Times of Israel, Rabu (5/8).

Percikan dari alat las tidak akan bisa menyebabkan nitrat meledak, tetapi bisa memicu bahan lain dan menaikkan suhu cukup tinggi untuk bisa memicu ledakan besar.

Baca Selanjutnya: Amonium nitrat digunakan sebagai bahan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami