Monyet Curi Sampel Darah Pasien Covid-19 di India, Penyebaran Dikhawatirkan Meluas

Monyet Curi Sampel Darah Pasien Covid-19 di India, Penyebaran Dikhawatirkan Meluas
DUNIA | 31 Mei 2020 07:35 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Sekawanan monyet di India menyerang seorang petugas kesehatan dan mencuri sampel darah pasien yang sudah dites positif Covid-19.

Serangan itu terjadi pekan lalu ketika seorang teknisi sebuah laboratorium sedang berjalan di kampus sekolah kedokteran di Meerut, sekitar 460 kilometer sebelah utara Lucknow, ibu kota Negara Bagian Uttar Pradesh.

"Monyet-monyet itu merampas dan kabur membawa sampel darah empat pasien Covid-19 yang sedang dirawat. Kami harus mengambil sampel darah mereka lagi," kata SK Garg, pejabat kampus kedokteran, seperti dilansir laman the Sudney Morning Herald, Sabtu (30/5).

Peristiwa itu memicu kekhawatiran penyebaran Covid-19 bisa kian meluas di India.

Setelah mencuri sampel, monyet-monyet itu kabur ke pohon-pohon dan seekor di antaranya mencoba menggigit hasil rampasannya.

Pihak berwenang mengatakan mereka belum mengetahui apakah monyet-monyet itu sudah membuka sampel darah tersebut tapi warga yang tinggal di sekitar kampus khawatir pencurian itu bisa membuat penyebaran virus corona meluas ke kawasan perumahan penduduk.

1 dari 1 halaman

Garg mengaku tidak tahu apakah monyet bisa tertular virus corona jika mereka menyentuh sampel darah pasien itu.

"Sejauh ini tidak ditemukan bukti monyet bisa terinfeksi," ujar Garg.

Kotak sampel darah pasien Covid-19 kemudian ditemukan dan tidak ada yang rusak, kata petugas medis di kampus kedokteran Meerut, Dheeraj Raj kepada kantor berita AFP Jumat setelah video ketika monyet-monyet itu berada di pohon menyebar luas di media sosial.

"Mereka (sampel) masih utuh dan menurut kami tidak ada risiko penularan atau penyebaran lebih luas," kata Raj. Dia menuturkan pasien yang sampelnya dicuri itu sudah diambil kembali darahnya.

Monyet-monyet kini sering menerobos masuk ke wilayah pemukiman penduduk di India dan menimbulkan gangguan bahkan menyerang warga. Para pembela lingkungan menyebut rusaknya habitat mereka menjadi penyebab utama monyet merangsek ke wilayah urban untuk mencari makan.

India hingga kini mencatat 165.799 kasus positif corona dengan 4.706 kematian. (mdk/pan)

Baca juga:
Lockdown Kian Dilonggarkan, Prancis Segera Buka Kembali Pantai
Dubes RI Ungkap Keberhasilan Jerman Lawan Corona
Amerika Serikat Resmi Hengkang Dari WHO
Indonesia Tetap Beri Obat Anti-Malaria ke Pasien Covid-19 meski Dilarang di Eropa
Perusahaan Farmasi Dunia Sebut Vaksin Covid-19 Bisa Tersedia Oktober
Pembatasan di Mekkah Dilonggarkan 31 Mei, Salat Jumat di Masjidil Haram Diperbolehkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami