Mossad, CIA, MI6 Diam-diam Selundupkan Ilmuwan Nuklir Iran ke Inggris

DUNIA | 13 Februari 2019 07:36 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Agen mata-mata Inggris, MI6 menyelundupkan ilmuwan nuklir Iran ke Inggris lewat penyamaran imigran yang naik perahu.

Laporan itu disampaikan sumber intelijen. Ilmuwan berusia 47 tahun itu dikatakan bersembunyi di antara warga Iran lainnya di dalam perahu yang membawa mereka menyeberangi kanal Inggris.

Sang ilmuwan menempuh jarak 4.800 kilometer jalur darat menuju Prancis setelah diselundupkan dari Turki oleh agen intelijen Israel, Mossad.

Dikutip dari laman Express, Senin (11/2), ilmuwan Iran yang mengetahui informasi soal program nuklir juga dilaporkan membantu aksi pembunuhan ahli nuklir Iran Mustafa Ahmadi Roshan pada 2012. Dia tiba di Lydd, Kent, Inggris bersama 12 imigran lainnya pada malam Tahun Baru lalu.

perjalanan penyelundupan ilmuwan iran ke inggris ©Daily Mail

Namun MI6 terkendala masalah. Mereka ingin mewawancarai sang ilmuwan dan membantu dia terbang ke Amerika tapi tidak seperti AS, Inggris masih terikat perjanjian nuklir dengan Iran.

Karena tak ingin mengganggu perjanjian dengan Iran jika membantu ilmuwan yang membelot dari negaranya, MI6 akhirnya memutuskan bekerja sama dengan Mossad dan CIA.

"Ketika di Prancis, timbul pertanyaan bagaimana membawa di ke Inggris. Dia tidak bisa dibawa terbang begitu saja. Akhirnya diputuskan menyusupkan dia ke sekelompok imigran yang akan menyeberangi Kanal dengan perahu."

Rencana yang sudah dirancang sejak Oktober itu kemudian dipersulit oleh keputusan Presiden Donald Trump yang keluar dari perjanjian nuklir Iran. Perjanjian itu intinya bertujuan mencegah Iran membuat senjata nuklir dengan cara pengiriman tim inspeksi dan sanksi.

"Hilangnya ilmuwan itu dengan cepat diketahui dan kami mendapat informasi tim khusus dari Garda Revolusi Iran dikerahkan untuk mencari dia," kata sumber intelijen.

MI6 kemudian mewawancarai sang ilmuwan Iran itu sebelum dia diterbangkan ke Amerika. (mdk/pan)

Baca juga:
Badan-Badan Intelijen Terkuat di Dunia
Intelijen Arab dan Israel bertemu di Yordania, diduga bahas 'Kesepakatan Abad Ini'
Israel bantah bunuh ahli roket Hamas
Malaysia otopsi jasad ilmuwan Palestina yang tewas tertembak
Mossad dituduh berada di balik tewasnya ilmuwan Palestina di Malaysia
MA Iran tetap vonis mati dokter diduga direkrut Mossad

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.