Mufti Libya larang impor pakaian dalam seksi

DUNIA | 4 Mei 2014 08:03 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Mufti Agung Libya Sadek al-Ghariani menulis surat ditujukan kepada kantor perdana menteri meminta pemerintah menghentikan impor pakain dalam seksi.

Surat kabar Mesir al-Wafd kemarin melaporkan, menurut Ghariani pakaian dalam yang dirancang dengan desain seksi bertentangan dengan ajaran Islam. Dia meminta pemerintah mempertimbangkan lagi impor itu, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Sabtu (3/5).

Menurut koran al-Wafd, pakaian dalam di Libya selama ini biasanya impor.

Kejadian ini memang bukan pertama kali Ghariani mengeluarkan fatwa kontroversial. Pada Oktober lalu Ghariani menyatakan fatwa menyuruh semua guru perempuan di sekolah-sekolah dan di kampus-kampus harus mengenakan jilbab jika mengajar siswa laki-laki.

Fatwa itu kontan menuai kritik di media sosial.

Dia juga sebelumnya pernah meminta pemerintah melarang perempuan Libya menikahi pria asing. Dia mengatakan perempuan Libya seharusnya tidak diizinkan menikahi warga asing meski muslim atau keturunan Arab.

Pada 2012 dia juga pernah meminta Kementerian Pendidikan menghapus teks soal demokrasi dan kebebasan beragama dalam buku-buku sekolah.

(mdk/fas)

TOPIK TERKAIT