Narendra Modi Serukan Konferensi Global Tangkal Terorisme

DUNIA | 9 Juni 2019 17:51 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Perdana Menteri India, Narendra Modi menyerukan konferensi global untuk mengatasi ancaman terorisme di Asia Selatan, dan juga di seluruh dunia. Hal ini disampaikan Modi di hadapan parlemen Maladewa. Modi berpidato di hadapan parlemen Maladewa di sela-sela kunjungan luar negeri pertama pasca-menang pemilu India.

"Terorisme bukan hanya ancaman bagi suatu negara, tetapi juga bagi seluruh peradaban," kata Modi dilansir dari Channel News Asia pada Minggu (9/6).

"Komunitas internasional telah secara aktif mengatur konvensi global dan banyak konferensi tentang ancaman perubahan iklim. Mengapa tidak isu terorisme?" lanjutnya.

Seruan ini disampaikan Modi demi terciptanya diskusi yang fokus pada hasil, sehingga mencegah pemanfaatan celah-celah oleh pelaku terorisme dan para pendukungnya.

Sementara itu, India disebut tengah mengejar kebijakan luar negeri "lingkungan pertama" yang berpusat pada sekutu-sekutunya di Asia Selatan, meskipun ada sedikit konflik dengan pesaing serumpunnya, Pakistan.

Menurut pengamat, lawatan Modi ke Maladewa dipandang sebagai ketegasan untuk melawan pengaruh China, yang telah mendorong pembangunan strategis di Samudra Hindia dalam beberapa tahun terakhir. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari inisiatif Jalur Sutra Baru, yang berupaya menghubungkan langsung kepentingan China dengan berbagai negara di seluruh dunia.

"Di lingkungan Asia Selatan, Maladewa adalah prioritas," kata Modi dalam pidatonya.

Selama kunjungan itu, Modi menandatangani sejumlah perjanjian dengan Maladewa, yang mencakup pembangunan layanan feri, infrastruktur pelabuhan, dan stadion kriket nasional.

Modi dikabarkan akan melanjutkan agenda lawatan ke Kolombo, Sri Lanka di mana isu keamanan masih menjadi fokus utama di negara yang belum lama ini terjadi serangan bom tersebut.

Narendra Modi resmi dilantik untuk masa jabatan kedua sebagai perdana menteri India, sepekan setelah partainya, Bharatiya Janata (BJP) dengan mudah naik kembali ke kekuasaan.

Sebanyak 8.000 orang menghadiri pelantikan Modi di istana kepresidenan India pada Kamis 30 Mei, termasuk di antaranya pemimpin dari beberapa negara sahabat, seperti Bangladesh, Myanmar, dan Thailand.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo
Sumber: Liputan6

Baca juga:
Gema Takbir Idul Fitri 1440 H di Berbagai Negara
Mengenal Garam Masala, Rempah Pada Masakan India dan Khasiatnya
Perlindungan Jaminan Sosial RI Kalahkan Filipina dan India
Bersikap Ksatria, Rahul Gandhi Akui Kekalahan dalam Pemilu India
Narendra Modi Kembali Menang Pemilu, Janjikan India yang Lebih Inklusif
Google Tak Bisa Diakses Jelang Pengumuman Pemilu India

(mdk/pan)