Pada GP Anshor, Pompeo Sebut AS Upayakan Jalur Diplomatik Atasi Konflik Timur Tengah

Pada GP Anshor, Pompeo Sebut AS Upayakan Jalur Diplomatik Atasi Konflik Timur Tengah
DUNIA | 29 Oktober 2020 17:13 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo mendapat pertanyaan dari perwakilan Gerakan Pemuda Anshor, terkait jalan keluar terhadap permasalah di Timur Tengah. Mike menjawab, bahwa negaranya terus mengusahakan hal tersebut, dengan jalur diplomatik.

"Saya selaku Menteri Luar Negeri, mencoba membangun hubungan diplomatik dengan situasi di Timur Tengah yang penuh gerakan ekstremisme dengan karakter mereka bahwa hal itu (diplomatik) dapat diterima," jelasnya dalam acara bertema memelihara peradaban aspirasi Islam sebagai rahmatan lil al'amin (rahmat bagi semesta alam) antara Indonesia dan Amerika Serikat, bersama Gerakan Pemuda Anshor, Kamis (29/10).

Menurut Pompeo, Timur Tengah juga memiliki model demokrasi sendiri. Namun dia mengamini hal itu belum dapat mengakomodir negaranya untuk mendapatkan rasa saling hormat menghormati sesama manusia seperti yang seharusnya.

"Karena itu kita membuat progres untuk sebuah model perdamaian di Timur Tengah," jelasnya.

Pompeo mengaku dirinya cukup senang dengan obrolan tentang perdamaian dengan Indonesia. Sebab, menurut dia, Indonesia memiliki cara pandang yang sama untuk memberi solusi konflik di kawasan itu.

"Saya sangat senang bahwa hari ini pembicaraan saya dengan Indonesia sama dan sepakat akan hal itu. Jadi walaupun negara di Timur Tengah memiliki latar belakang budaya dan tradisi yang beda dengan AS atau pun Indonesia, saya percaya bahwa mereka akan memiliki pemahaman yang sama ke depannya," pungkasnya.

Baca Selanjutnya: Bertemu Presiden Jokowi...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami