Pandemi Corona, Koalisi Arab Nyatakan Gencatan Senjata di Yaman Selama Dua Pekan

Pandemi Corona, Koalisi Arab Nyatakan Gencatan Senjata di Yaman Selama Dua Pekan
DUNIA | 9 April 2020 20:02 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Koalisi militer negara-negara yang dipimpin Arab Saudi menyatakan gencatan senjata penuh di Yaman selama dua pekan ke depan yang dimulai Kamis (9/4) siang waktu setempat. Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran virus corona di wilayah yang sedang bertikai.

Pernyataan yang dikeluarkan koalisi Arab itu mengungkapkan, keputusan itu muncul setelah pengumuman awal pada 25 Maret untuk mendukung keputusan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional untuk gencatan senjata setelah seruan oleh Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Yaman Martin Griffiths, agar pihak-pihak yang bertikai untuk meletakkan senjata mereka.

"Koalisi mengumumkan gencatan senjata yang komprehensif di Yaman untuk jangka waktu dua minggu, dimulai pada hari Kamis, 9 April pukul 12.00 waktu setempat, yang dapat diperpanjang untuk menciptakan kondisi yang tepat untuk melaksanakan undangan Khusus PBB. Utusan untuk Yaman mengadakan pertemuan antara pemerintah yang sah dan Houthi," demikian bunyi pernyataan koalisi yang dikutip dari Saudi Press Agency.

"Keputusan untuk menerapkan gencatan senjata ini datang sebagai untuk mendukung rakyat Yaman. Kami berharap akan ada balasan dari milisi Houthi untuk mengadakan gencatan senjata ini," kata juru bicara Koalisi Arab Kolonel Turki al-Maliki kepada Al Arabiya.

"Solusi politik adalah solusi terbaik untuk krisis di Yaman. Kami memulai langkah kami sendiri untuk melawan pandemi coronavirus di Yaman. Upaya kemanusiaan koalisi di Yaman melebihi upaya militernya di sana," tambah al-Maliki.

Koalisi mengatakan pertemuan itu juga akan mencakup tim militer dari pihak mereka. Semua pihak diharapkan untuk bertemu di bawah pengawasan Griffith untuk membahas usulannya tentang langkah-langkah dan mekanisme untuk gencatan senjata permanen di Yaman, langkah-langkah untuk membangun misi kemanusiaan dan ekonomi, dan dimulainya kembali proses politik antara partai-partai Yaman untuk mencapai solusi politik di Yaman.

"Pasukan bersama dari Aliansi untuk mendukung legitimasi di Yaman menemukan kesempatan untuk bergabung dengan semua upaya dalam mencapai gencatan senjata yang komprehensif dan abadi di Yaman, dan menyepakati langkah-langkah serius, konkret dan langsung untuk meringankan penderitaan rakyat Yaman dan akan sangat mendukung semua langkah dasar ini dengan PBB untuk mencapai solusi politik yang komprehensif dan adil yang disetujui oleh Yaman," kata Kolonel Turki al-Maliki.

Baca Selanjutnya: Perang Saudara Sejak 2015...

Halaman

(mdk/bal)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami