Para Pejabat di Negara ini Mundur karena Pemadaman Listrik

DUNIA | 5 Agustus 2019 18:06 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Padamnya aliran listrik yang terjadi kemarin di Jabodetabek serta sebagian wilayah Jawa Barat mempengaruhi aktivitas jutaan masyarakat yang terkena imbasnya.

Akibat putusnya aliran listrik ini banyak pihak mengalami kerugian, termasuk kerugian besar yang dialami pihak PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN). Presiden Joko Widodo pagi tadi datang ke kantor PLN di Jakarta untuk meminta penjelasan langsung tentang peristiwa pemadaman listrik massal kemarin.

Di beberapa negara lain yang pernah mengalami pemadaman listrik massal sejumlah pejabat bahkan sampai harus mengundurkan diri atau dipecat.

Dikutip dari berbagai sumber, Senin (5/8), berikut beberapa pejabat yang mengundurkan diri karena insiden mati listrik:

1 dari 3 halaman

Menteri Ekonomi Taiwan

Menteri ekonomi Taiwan Chih-Kung Lee mengundurkan diri dikarenakan listrik padam masal yang melanda Negeri Formosa dan mempengaruhi jutaan masyarakatnya pada 2017.

Dikutip dari Taiwannews, Menteri Ekonomi Taiwan Chih-kung Lee, yang kementeriannya mengatur soal listrik, mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut dan meminta maaf kepada publik.

Setelah meminta maaf, ia menyerahkan pengunduran dirinya kepada Perdana Menteri Lin Chuan. Setelah cabinet mengumumkan pengundurannya, Chih-Kung lee resmi tidak lagi menjabat sebagai Menteri Ekonomi Taiwan.

2 dari 3 halaman

Menteri Urusan Listrik Venezuela

Presiden Republik Venezuela, Nicolas Maduro mengumumkan perubahan kabinetnya pada Kamis (6/6). Ia menunjuk Professor Freddy Brito sebagai menteri urusan listrik, menggantikan Igor Gavida.

"Kami akan meneruskan untuk terus mengembangkan pengetahuan demi menyelesaikan masalah yang mempengaruhi masyarakat kita," ucap Brito setelah ia ditunjuk.

Gavida ditunjuk sebagai menteri urusan listrik pada awal April 2019. Namun dikarenakan pemadaman listrik yang memberikan pengaruh hingga ke persediaan makanan, air, transportasi, dan rumah sakit, Gavida harus digantikan.

Menurut Maduro, pemadaman ini bisa jadi terjadi karena sabotase dari pihak oposisi Venezuela, dikarenakan para ahli mengatakan bahwa hanya terjadi kesalahan yang tidak besar.

3 dari 3 halaman

Menteri Ekonomi Korea Selatan

Menteri Ekonomi Korea Selatan Choi Joong Kyung mengundurkan dirinya dari pemerintahan dikarenakan peristiwa pemadaman listrik secara nasional.

Pemadaman terjadi karena pembangkit listrik Negara, termasuk dengan reactor nuklir yang sementara dimatikan karena musim dingin. Hal ini berimbas mempengaruhi dua juta penduduk rumah tangga di Korea Selatan.

Dikutip dari Korea Times, Presiden Korean Selatan saat itu Lee Myung Bak menyetujui permintaan pengunduran diri Choi Joong Kyung, walaupun iya berberat hati menerimanya dikarenakan menurutnya jalan "tanggung jawab moral" yang dipilih Choi Joong Kyung bukan secara langsung tanggung jawab utamanya.

Reporter: Windy Febriana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/pan)

Baca juga:
Antisipasi Listrik Padam, Menteri Budi Dorong MRT dan KRL Miliki Pembangkit Mandiri
Penjelasan Anies Soal Kondisi MRT Jakarta Saat Pemadaman Listrik
PLN Akui Sebagian Wilayah Jawa Barat dan Banten Masih Alami Listrik Padam
Kabel Sutet di Gunungpati Semarang Meledak Sebelum Listrik Padam di Jakarta
Akibat Listrik Padam, Warga Tangerang Alami Krisis Air Bersih
Menko Luhut Soal Listrik Padam: New York dan Australia Pernah Juga Kejadian