PBB Peringatkan Taliban Sedang Mencari Orang yang Bekerja untuk AS dan NATO

PBB Peringatkan Taliban Sedang Mencari Orang yang Bekerja untuk AS dan NATO
Patroli Pasukan Taliban di Afghanistan. ©2021 REUTERS/Stringer
DUNIA | 20 Agustus 2021 10:48 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan bahwa Taliban kini tengah memburu orang-orang yang bekerja pada pasukan Amerika Serikat dan NATO di Afghanistan. Taliban kini sedang memburu mereka dari rumah ke rumah.

Dilansir dari laman Aljazeera, Jumat (20/8), laporan rahasia yang disampaikan konsultan PBB dan diperoleh sejumlah media itu mengatakan Taliban punya daftar pencarian orang dan akan menangkap mereka serta mengancam akan membunuh atau menangkap keluarga orang yang mereka cari jika tidak menyerahkan diri.

Warga yang hendak ke Bandara Kabul juga diperiksa di pos pemeriksaan, termasuk di Jalalabad.

"Mereka memburu anggota keluarga dari orang yang menolak menyerahkan diri dan menjatuhkan hukuman sesuai syariat kepada keluarga mereka," kata Christian Nellemann, direktur Pusat Analisis Global Norwegia yang menulis laporan PBB itu kepada kantor berita AFP.

"Mereka yang sebelumnya pernah bekerja untuk NATO atau pasukan AS dan sekutunya terancam akan disiksa dan dieksekusi, juga anggota keluarganya. Ini akan membuat intelijen Barat dan jaringan mereka makin sulit untuk menghadapi Taliban, ISIS, dan ancaman lainnya," kata dia lagi.

Kemarin dilaporkan dua orang tewas di Asadabad ketika kerumunan massa berunjuk rasa di jalanan untuk memperingati kemerdekaan Afghanistan dan Taliban melepaskan tembakan untuk membubarkan mereka hingga massa panik dan terjadi saling injak.

Belum diketahui apakah korban tewas akibat terinjak-injak atau karena tembakan Taliban.

Di Jalalabad Taliban melepaskan senjata ke arah warga Afghanistan yang merayakan peringatan hari kemerdekaan. Peristiwa itu menyebabkan seorang dewasa dan remaja laki-laki luka. (mdk/pan)

Baca juga:
Pesepak bola Afghanistan Tewas Jatuh dari Pesawat AS Usai Lepas Landas dari Kabul
Taliban Menjanjikan Kedamaian, Tetapi Keraguan dan Ketakutan Tetap Ada
Warga Afghanistan yang Putus Asa Serahkan Bayinya ke Tentara untuk Diselamatkan
Ashraf Ghani Ungkap Alasan Kabur dari Afghanistan Saat Taliban Kuasai Kabul
Taliban Bertemu Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai untuk Negosiasi
Taliban Datangi Rumah-Rumah Minta Warga Kembali Bekerja

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami