Pegawai Kedutaan Amerika di Jakarta Meninggal karena Corona

Pegawai Kedutaan Amerika di Jakarta Meninggal karena Corona
DUNIA | 1 April 2020 21:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Seorang pegawai Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta dilaporkan meninggal akibat terinfeksi virus corona.

Selain di Jakarta, ada pula kasus meninggalnya pegawai Kedubes AS di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo.

“Dengan kesedihan mendalam kami membenarkan kematian dua staf lokal di kedutaan besar di Jakarta dan Kinshasa karena pandemi covid-19. Kami menyampaikan simpati dan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang terkena dampak tragedi ini, dan menyampaikan rasa terima kasih atas pengabdiannya pada Amerika,” demikian petikan pernyataan Kementerian Luar Negeri AS seperti dilansir VOA Indonesia, Rabu (1/4).

“Saat ini belum ada laporan tentang kasus kematian warga Amerika terkait COVID-19 yang bekerja di kantor lokal Departemen Luar Negeri dan negara-negara lain.”

1 dari 2 halaman

AS juga meminta warganya untuk segera kembali dari luar negeri di tengah pandemi corona saat ini.

Merujuk pernyataan Kementerian Kesehatan Indonesia tentang 1.414 kasus virus corona dan Global Level 4 Health Advisory, Kedutaan Besar Amerika di Jakarta pada Selasa 31 Maret kembali mengeluarkan seruan bagi seluruh warga Amerika di Indonesia untuk meninggalkan Indonesia segera, kecuali jika memang mereka dipersiapkan untuk bertugas dalam jangka waktu panjang.

Warga Amerika yang ingin meninggalkan Indonesia diminta mengatur sendiri perjalannya sesegera mungkin karena masih tersedianya penerbangan sipil, meskipun jumlahnya terus berkurang, demikian peringatan di laman Kedubes AS di Jakarta.

Kedutaan Besar Amerika di Jakarta menyatakan hingga saat ini masih ada 29 penerbangan komersil per minggu untuk kembali ke Amerika, dengan perincian : 23 penerbangan dari Jakarta (14 melalui Tokyo, 3 melalui Doha, 1 melalui Bangkok, 1 melalui Seoul dan 4 melalui Amsterdam) dan 6 penerbangan dari Jakarta (semuanya via Doha).

2 dari 2 halaman

Kasus positif virus Corona di AS saat ini tertinggi di dunia. Presiden AS Donald Trump berkata itu karena negaranya tengah melakukan tes besar-besaran.

Sebelumnya, ada perintah bagi seluruh anggota keluarga staf Kedutaan Amerika di Jakarta, Misi Amerika di ASEAN, serta Konsulat Jendral di Surabaya dan Medan yang berusia di bawah 21 tahun untuk segera meninggalkan Indonesia. Perintah itu dikeluarkan pada 25 Maret lalu.

Meskipun demikian ditegaskan bahwa kantor Kedutaan Besar Amerika di Jakarta, dan dua kantor konsulat di Surabaya dan Medan akan tetap dibuka untuk tujuan misi yang penting saja. Layanan bagi seluruh warga Amerika di Indonesia akan tetap tersedia.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com (mdk/pan)

Baca juga:
Kamar Jenazah Penuh, Jasad Pasien Virus Corona di New York Ditampung di Truk Es
Bantuan Medis Atasi Corona untuk Iran Terhalang, AS Pertimbangkan Pelonggaran Sanksi
Dulu Remehkan Virus Corona, Trump Kini Serukan Warga AS Bersiap Hadapi Masa Sulit
Selain Indonesia, 6 Negara Ini Juga Belum Lakukan Lockdown Karena Corona
Ilmuwan Pakistan: Virus Corona Diciptakan di Laboratorium AS sebagai Senjata Biologi
Kasus Pertama, Tentara AS Meninggal Akibat Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami