Pejabat China Tuding Virus Corona Dibawa Militer AS ke Wuhan

Pejabat China Tuding Virus Corona Dibawa Militer AS ke Wuhan
DUNIA | 13 Maret 2020 11:23 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pemerintah China menduga militer Amerika Serikat (AS) yang kemungkinan membawa virus corona baru ke Wuhan, yang menjadi pusat wabah.

Sebelumnya pemerintah China dikritik media Barat dan khususnya para pejabat AS. China dituding merespons dengan lamban wabah ini dan tidak cukup transparan dalam mengungkapkan data-data.

Pada Kamis, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian berkicau di Twitter, melontarkan kritik keras kepada AS dan menduga negara itu kurang transparan dalam menyampaikan laporan resmi mengenai wabah virus corona di AS.

"Kapan nol pasien mulai di AS? Berapa banyak orang terinfeksi? Apa nama rumah sakit-rumah sakitnya? Kemungkinan militer AS yang membawa wabah itu ke Wuhan. Transparan dong! Publikasikan data-data kalian! AS berhutang penjelasan kepada kami!" kicaunya, seperti dikutip dari laman Press TV, Jumat (13/3).

Penyakit Covid-19 yang disebabkan virus corona baru, muncul di ibu kota Provinsi Hubei itu akhir tahun lalu dan saat ini menyebar ke 125 negara di seluruh dunia. Sejauh ini virus telah menginfeksi lebih dari 130.000 orang dan membunuh lebih dari 4.700 orang.

WHO telah menyatakan wabah virus corona sebagai pandemi global.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri lainnya, Geng Shuang, menegur pejabat AS karena pernyataan yang dinilai tak bermoral dan tak bertanggung jawab yang menyalahkan tanggapan China atas memburuknya dampak pandemi global virus corona.

Geng secara khusus mengacu pada pernyataan yang dibuat Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert OBrien. Komentar itu, kata Geng, tidak akan membantu AS dalam melawan wabah.

Dia juga mengatakan upaya China untuk memperlambat penyebaran penyakit sebenarnya memberi waktu pada dunia untuk bersiap menghadapi wabah.

"Kami harap para pejabat di AS saat ini memusatkan energi mereka dalam merespons virus dan mempromosikan kerjasama, dan tidak beralih menyalahkan China," jelasnya.

Sebelumnya O'Brien menuding pemerintah China telah "menutup-nutupi" wabah di Wuhan. (mdk/pan)

Baca juga:
Singapura Tutup Masjid Untuk Sementara Demi Cegah Penyebaran Virus Corona
Malaysia Konfirmasi Kasus Virus Corona Pertama Sporadis
Istri PM Kanada Justin Trudeau Dinyatakan Positif Tertular Virus Corona
Lambannya Deteksi Pemerintah Jadi Penyebab Wabah Corona Merebak di AS
Ahli Pernapasan China: Wabah Corona Bisa Berakhir Bulan Juni

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5