Pejabat Militer Spanyol Mundur karena Ambil Jatah Vaksinasi Sebelum Tenaga Kesehatan

Pejabat Militer Spanyol Mundur karena Ambil Jatah Vaksinasi Sebelum Tenaga Kesehatan
Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2020 REUTERS
DUNIA | 24 Januari 2021 10:12 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Seorang pejabat militer Spanyol mengundurkan diri pada Sabtu setelah mendapat vaksinasi padahal tak masuk dalam daftar prioritas.

Kepala Staf Angkatan Darat Spanyol, Jenderal Miguel Angel Villaroya mengundurkan diri setelah munculnya skandal di kalangan pejabat militer dan politik yang mendapat jatah vaksinasi lebih dulu yang seharusnya diprioritaskan untuk tenaga kesehatan dan penghuni panti jompo.

“Untuk menjaga citra angkatan darat, Jenderal Villaroya hari ini mengajukan pengunduran dirinya ke Menteri Pertahanan,” jelas angkatan darat dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Al Arabiya, Minggu (24/1).

Jenderal 63 tahun itu mengatakan dia tak pernah bermaksud memanfaatkan hak istimewanya untuk mendapatkan vaksin lebih awal.

Pengunduran dirinya disetujui oleh Menteri Pertahanan, Margarita Robles, seperti disampaikan salah seorang sumber kepada AFP.

Baca Selanjutnya: Pengunduran diri Villaroya terjadi hanya...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami