Pejabat Palestina Dibunuh di Lebanon Hanya Beberapa Jam Usai Gencatan Senjata Gaza

Pejabat Palestina Dibunuh di Lebanon Hanya Beberapa Jam Usai Gencatan Senjata Gaza
Kondisi bangunan yang hancur usai serangan udara Israel di Gaza. ©2022 REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
DUNIA | 9 Agustus 2022 10:15 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pejabat keamanan Palestina ditembak mati pada Senin malam di kamp pengungsi di Lebanon selatan. Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah gencatan senjata antara Israel dan milisi Palestina di Gaza. Hal ini diungkakan tiga pejabat keamanan Palestina.

Saeed Alaeddine adalah seorang pejabat Fatah, gerakan yang dipimpin Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Dia bertugas sebagai penghubung antara Fatah dan keamanan Lebanon.

Pejabat senior Fatah, Mounir Makdah mengatakan Alaeddine ditembak seorang pria bersenjata saat salat di rumah seorang kawannya di kamp tersebut, dikutip dari laman Al Arabiya, Selasa (9/8).

Pria bersenjata tak dikenal itu menembaknya beberapa kali. Alaeddine dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal di sana.

Pelaku kabur dari TKP dan informasi detail terkait identitas serta motifnya belum jelas.

Seorang koresponden AFP mendengar lebih banyak suara tembakan dari kamp setelah pembunuhan Alaeddine.

Beberapa kali terjadi bentrokan di kamp tersebut, antara Fatah serta sekutunya dan faksi Islam Sunni. Kamp itu menampung lebih dari 54.000 pengungsi Palestina terdaftar. Berdasarkan data Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), lebih dari 450.000 orang Palestina terdaftar sebagai pengungsi di Lebanon.

Berdasarkan perjanjian yang disepakati sejak lama, tentara Lebanon tidak memasuki kamp pengungsi Palestina dan keamanan ditangani sendiri oleh faksi-faksi tersebut. Ini menciptakan kawasan bebas hukum di banyak kamp pengungsi dan kamp Ain al-Helweh dikenal sebagai tempat bagi para ekstremis dan buronan.

Baca juga:
Daftar Serangan Biadab Israel ke Gaza Sejak 2005, Tanpa Kena Sanksi Apa pun
Perangi Israel Sejak 1981, Siapa Sebenarnya Kelompok Jihad Islam Palestina?
Israel Masih Serang Gaza Meski Gencatan Senjata Sudah Disepakati
Warga Jalur Gaza Rayakan Gencatan Senjata dengan Israel
Pelapor Khusus PBB: Serangan Israel di Jalur Gaza Ilegal
Israel dan Palestina Sepakat Gencatan Senjata Setelah Serangan di Gaza

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini