Pelaku Penembakan Massal di Buffalo AS Pernah Jalani Pemeriksaan Kesehatan Mental

Pelaku Penembakan Massal di Buffalo AS Pernah Jalani Pemeriksaan Kesehatan Mental
Penembakan supermarket di AS. ©2022 AFP/JOHN NORMILE
DUNIA | 17 Mei 2022 18:26 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pelaku penembakan massal di supermarket Buffalo, Amerika Serikat (AS) pernah melontarkan ancaman kekerasan di sekolahnya saat masih SMA pada Juni 2021. Saat itu dia tercatat sebagai pelajar di SMA Susquehanna Valley Central.

Aksi penembakan massal remaja 18 tahun pada Sabtu di Tops Friendly Market itu menewaskan 10 orang.

Dikutip dari CNN, Selasa (17/5), Komisaris Kepolisian Buffalo, Joseph Gramaglia menyampaikan, setelah pelaku yang tidak diungkap identitasnya itu melontarkan ancaman di sekolahnya, dia dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan mental dan dipulangkan sehari setelahnya.

Gramaglia menambahkan, ancaman yang dilontarkan pelaku di sekolahnya tidak bermotif rasial.

Sebelumnya pada Minggu, Gubernur New York, Kathy Hochul juga menyinggung soal penyelidikan terhadap pemuda tersebut terkait ancaman yang dia lontarkan di sekolahnya.

"Rupanya dia pernah diselidiki saat dia masih siswa SMA, yang menjadi perhatian pihak berwenang. Dia menjalani pemeriksaan medis berdasarkan apa yang dia tulis di sekolah dan kami akan mencari tahu apa yang terjadi setelahnya," jelas Hochul.

Kepolisian menyebut penembakan di Tops Friendly Market bermotif kebencian rasial. Dari 13 korban; 10 tewas dan tiga terluka, 11 merupakan orang kulit hitam dan dua orang kulit putih.

(mdk/pan)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini