Pemakaman Pangeran Philip: Perginya Kekuatan dan Sandaran Ratu Elizabeth

Pemakaman Pangeran Philip: Perginya Kekuatan dan Sandaran Ratu Elizabeth
Prosesi Pemakaman Pangeran Philip. ©2021 AFP/Pool
DUNIA | 18 April 2021 16:00 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Ratu Elizabeth II pada Sabtu mengucapkan selamat tinggal kepada almarhum suaminya, Pangeran Philip, di pemakaman kerajaan. Pemakaman Duke of Edinburgh ini tidak seperti yang lain, dibatasi oleh aturan virus corona. Namun demikian mencerminkan umur panjang militer dan pengabdiannya pada masyarakat.

Pangeran Philip, yang meninggal pada 9 April pada usia 99 tahun, dimakamkan di Royal Vault di Kapel St George di Kastil Windsor setelah kebaktian 50 menit yang hanya dihadiri 30 tamu.

Ratu Elizabeth (94), terlihat pertama kalinya sejak kematian suaminya, duduk sendiri, memakai pakaian serba hitam sebagai tanda duka mendalam, dengan masker hitam berhias pinggiran warna putih. Keluarga terdekat, juga memakai masker, duduk dengan menerapkan jarak sosial di dalam kapel Gotik abad 15 itu.

Philip – digambarkan kerajaan sebagai “kakek bangsa” – adalah suami ratu terlama di Inggris dan menikah dengan Ratu Elizabeth selama 73 tahun.

Pangeran Philip hampir selalu terlihat berada di sisi ratu selama berkuasa sejak 1952 ketika Inggris berusaha bangkit kembali dari Perang Dunia II.

Kematian Pangeran Philip, yang keluarga sebut meninggalkan “kekosongan besar” dalam kehidupan Ratu, telah merenggut darinya pria yang dia sebut “kekuatan dan sandarannya” dan menutup bab luar biasa keluarga paling terkenal di Inggris dan dalam sejarah negara tersebut.

Pemakaman tokoh senior kerajaan terakhir adalah pemakaman ibu Ratu Elizabeth, yang meninggal pada 2002 dalam usia 101 tahun.

Tapi tidak seperti pemakaman kemarin, saat itu lebih dari 1 juta orang berkerumun di luar Westminster Abbey di pusat kota London untuk menyaksikan pawai duka cita, namun saat pemakaman Pangeran Philip, publik terlihat absen karena adanya pembatasan virus corona.

Baca Selanjutnya: Disaksikan jutaan orang di dunia...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami