Pemerintah Kuba Batalkan RUU Pelegalan Pernikahan Sesama Jenis

DUNIA | 19 Desember 2018 11:25 Reporter : Ira Astiana

Merdeka.com - Pemerintah Kuba memutuskan untuk melakukan perubahan dalam konstitusi baru berupa pembatalan pelegalan pernikahan sesama jenis. Penolakan ini tetap dilakukan meskipun mayoritas anggota majelis lokal mendukung RUU ini.

Keputusan ini terbilang cukup mengejutkan, sebab sebelumnya negara ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pernikahan sesama jenis. Kini aturan pernikahan diubah definisinya dari pria dan istrinya, menjadi antara dua orang.

"Tetapi rancangan konstitusi tidak akan menentukan pihak mana yang terlibat dengan pernikahan, jadi hal ini tidak masuk ke dalam diskusi konstitusional secara keseluruhan," kata Sekretaris Dewan Negara, Hamero Acosta, dikutip dari AFP, Rabu (19/12).

Sebelumnya, RUU ini sudah diberikan ke majelis lokal untuk diperdebatkan antara Agustus dan November. Masalah pernikahan ini memang menjadi salah satu persoalan yang menarik perhatian besar publik dan para pemegang aturan.

"Pasal 68 adalah undang-undang yang paling dibicarakan orang dalam konsultasi dengan rakyat. Dalam 66 persen pertemuan dalam bentuk debat dan dari 192.408 pendapat yang tersaring, 158.376 mengusulkan agar undang-undang ini diganti dalam konstitusi baru," demikian ditulis Majelis Nasional Kuba di Twitter.

Rencananya, rancangan baru dengan beberapa perubahan baru yang dibuat ini akan diserahkan ke Majelis Nasional dan diteruskan ke referendum populer pada 24 Februari tahun depan. (mdk/ias)

Baca juga:
Parlemen Australia loloskan RUU pernikahan sesama jenis
Separuh warga Australia setuju pengesahan pernikahan sesama jenis
Pasutri transgender di Nepal ini menjadi yang pertama diakui negara

Uniknya fungsi lain kondom di tangan warga Kuba
Kepala negara dengan masa jabatan tersingkat, ada dalam hitungan menit
3 Negara pernah dihantam badai besar

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.