Pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi Disebut Sembunyi di Libya

DUNIA | 22 Mei 2019 21:28 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Sumber terpercaya di Libya kemarin mengatakan pemimpin kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi berada di Libya sejak Februari lalu setelah melarikan diri dari Suriah.

"Kabar itu dari intelijen, tapi masih harus diverifikasi," kata sumber militer, seperti dilansir laman the Duran, Rabu (22/5).

Pasukan koalisi Inggris, AS, dan Italia kini menempatkan pria 48 tahun itu sebagai target utama di Libya dengan nilai kepalanya dihargai sebesar USD 25 juta bagi siapa pun yang bisa membunuh atau menangkapnya.

Pasukan koalisi kehilangan jejaknya pada Februari lalu di saat-saat terakhir ISIS menguasai Beghouz di Suriah.

"Operasi dari udara mengandalkan informasi tingkat tinggi dari intelijen dam kammi bisa memetakan nama dan kelompok yang menjadi lingkaran dalam Baghdadi," kata sumber intelejen.

"Operasi lain juga sedang berjalan, tapi seperti yang dipastikan oleh pejabat intelijen, Baghdadi bisa saja berlindung di salah satu dari tujuh kelompok pendukungnya di Afrika Utara.

Dari video Baghdadi yang baru beredar belum lama ini juga dikatakan rompi yang dia pakai dalam video itu tampak sama dengan rompi yang pernah dibuat di Libya.

Pengamat politik di Libya juga berspekulasi, Amerika sudah mengetahui Baghdadi sedang bersembunyi di Libya dan itulah yang menjadi alasan Presiden AS Donald Trump menelepon komandan lapangan kelompok tentara Khalifa Haftar dan mendukung dia dalam perjuangannya melawan teroris serta supaya kelompok haftar fokus dalam menjalankan misi 'Cari dan hancurkan' dalam upaya pencarian Baghdadi. (mdk/pan)

Baca juga:
Dikabarkan Tewas, Pimpinan ISIS Al Baghdadi Muncul dalam Sebuah Video
'Kekhalifahan' ISIS Akhirnya Tumbang, Tapi di Mana Abu Bakar Al-Baghdadi?
Abu Bakar al-Baghdadi Dikabarkan Hampir Tewas Dikudeta Militan Asing
Menyingkap tabir persembunyian pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi
Baghdadi serukan jihad dalam rekaman suara pesan Idul Adha
Pemimpin ISIS perintahkan pengikutnya serang media massa

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.