Pendiri White Helmets Ditemukan Tewas di Turki, Diduga Jatuh dari Balkon Apartemen

DUNIA | 13 November 2019 19:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pendiri organisasi tim kemanusiaan Suriah, White Helmets, James Le Mesurier ditemukan tewas di Distrik Beyoglu, Istanbul, Turki dua hari lalu.

Jasad Le Mesurier ditemukan pukul 04.30 waktu setempat oleh warga lokal yang hendak ke masjid, seperti dilansir BBC, Selasa (12/11). Mayatnya mengalami patah tulang di kepala dan kakinya, kata media Turki. Dia diyakini jatuh dari balkon apartemennya.

Investigasi "komprehensif" telah diluncurkan, kata kantor gubernur Istanbul. Mereka belum menyimpulkan apakah kematian Le Mesurier dipicu oleh sebab alamiah atau tidak --semisal bunuh diri atau kasus pembunuhan.

Le Mesurier membentuk kelompok tanggap darurat Mayday Rescue, yang membantu melatih sukarelawan White Helmets --dikenal karena semua sukarelawan mengenakan helm putih saat melakukan tugas-tugas kemanusiaan di Suriah yang dilanda perang menahun.

Dalam sebuah kicauan di Twitter, White Helmets mengatakan kelompok itu "mengetahui serta merasa kaget dan sedih" atas berita kematian Le Mesurier.

Hamish de Bretton-Gordon, seorang direktur kelompok kampanye Doctors Under Fire dan seorang teman Le Mesurier, mengatakan: "Ini benar-benar tragis. Dia adalah satu dari sedikit orang yang telah membuat jejak kemanusiaan di Suriah."

De Bretton-Gordon mengatakan, White Helmets memiliki "struktur yang sangat kuat" dan pekerjaan mereka akan terus berlanjut. Namun dia mengatakan kematian Le Mesurier telah meninggalkan "lubang untuk diisi."

1 dari 1 halaman

Suriah, Rusia, Iran Tuding White Helmets Teroris Berkedok Tim Kemanusiaan

Le Mesurier, yang diyakini berusia 40-an pada saat kematiannya dan juga pernah bekerja untuk PBB, dianggap sebagai salah satu pendiri White Helmets.

Organisasi itu, yang juga dikenal sebagai Pertahanan Sipil Suriah (Syria Civil Defense), membantu menyelamatkan warga sipil yang terperangkap dalam serangan di wilayah-wilayah Suriah yang dikuasai oposisi terhadap Presiden Basyar al-Assad.

Pada 2016, organisasi ini menerima penghargaan the Right Livelihood Award sebagai pengakuan atas "keberanian, belas kasih, dan keterlibatan kemanusiaan yang luar biasa dalam menyelamatkan warga sipil". Belakangan tahun yang sama kelompok itu dinominasikan untuk Nobel Perdamaian.

Tetapi pemerintah Suriah, serta sekutunya Rusia dan Iran, menuduh White Helmets secara terbuka membantu organisasi teroris dan kementerian luar negeri Rusia pekan lalu menuduh Le Mesurier sebagai mantan agen Dinas Intelijen Rahasia Inggris, yang lebih dikenal sebagai MI6.

Tuduhan Rusia pada hari Senin ditolak keras oleh Karen Pierce, duta besar Inggris untuk PBB, yang mengatakan: "Tuduhan Rusia terhadapnya, yang keluar dari kementerian luar negeri bahwa ia adalah seorang mata-mata, pasti tidak benar."

Le Mesurier menerima OBE (Officer of the Order of the British Empire) dari Ratu pada 2016 untuk "pengabdiannya terhadap kelompok Pertahanan Sipil Suriah dan perlindungan warga sipil di Suriah."

Reporter: Rizki Akbar Hasan

Sumber: Liputan6.com (mdk/pan)

Baca juga:
Lembaga PBB Ungkap Serangkaian Kebohongan White Helmets di Suriah
Suriah kecam evakuasi White Helmets oleh Israel
Israel evakuasi White Helmets dari Suriah ke Yordania
AS akan evakuasi kelompok White Helmets dari Suriah
AS berencana bekukan dana bantuan bagi White Helmets
Kesaksian bocah dalam video White Helmets soal serangan senjata kimia di Suriah

TOPIK TERKAIT