Penembak Masjid di Selandia Baru Dihukum Seumur Hidup Tanpa Pembebasan Bersyarat

Penembak Masjid di Selandia Baru Dihukum Seumur Hidup Tanpa Pembebasan Bersyarat
Brenton Tarrant. ©Mark Mitchell/New Zealand Herald/Pool via REUTERS
DUNIA | 27 Agustus 2020 10:00 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Pengadilan Selandia Baru akhirnya menjatuhkan hukuman kepada Brenton Tarrant (29), yang membunuh 51 jemaah dalam penembakan paling mematikan di Selandia Baru. Tarrant dihukum penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.

Dikutip dari Reuters, Kamis (27/8), hukuman ini tercatat pertama kalinya dijatuhkan di negara itu. Selandia Baru tidak mengakui hukuman mati dalam sistem mereka.

Brenton Tarrant, seorang Australia berusia 29 tahun, mengakui 51 dakwaan pembunuhan, 40 dakwaan percobaan pembunuhan, dan satu dakwaan melakukan tindakan teroris selama penembakan Maret tahun 2019 di dua masjid di Christchurch yang disiarkan langsung di Facebook.

korban penembakan masjid selandia baru
Korban penembakan masjid di Selandia Baru.©BBC.com

Baca Selanjutnya: Tarrant yang telah memecat pengacaranya...

Halaman

(mdk/bal)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami