Penembakan di New Jersey AS, Enam Orang Tewas Termasuk Polisi

DUNIA | 11 Desember 2019 11:11 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Insiden penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Aksi penembakan kali ini terjadi di New Jersey dan berdasarkan keterangan pihak berwenang, enam orang dinyatakan tewas, termasuk anggota polisi dan tiga saksi mata setelah pertempuran sengit di jalanan kota Jersey, New Jersey, dengan suara tembakan keras selama sekitar satu jam pada Selasa (10/12).

Pihak berwenang menambahkan tak ada indikasi insiden ini berkaitan dengan aksi terorisme. Kepala Polisi Kota Jersey, Michael Kelly mengatakan dua orang yang tewas merupakan pelaku.

Penembakan terjadi di dua tempat, pertama di pemakaman, dimana polisi ditembak, dan berlanjut di sebuah supermarket dimana lima jenazah ditemukan, kata Kelly.

"Petugas kami diserang selama berjam-jam," ujarnya, dilansir dari The Guardian, Rabu (11/12).

Dia tak menyampaikan apa penyebab penembakan tapi dia meyakini polisi yang ditembak berusaha menghentikan aksi pelaku. Menyusul insiden ini, Gubernur Phil Murphy mengatakan beberapa tempat di kawasan itu termasuk sekolah ditutup.

Suara tembakan terdengar di sepanjang jalan raya utama. Tim Swat, polisi negara bagian, dan agen federal cepat tanggap dan polisi memblokir daerah itu, yang memiliki sekolah Katolik, beberapa toko, supermarket halal dan salon.

"Saya memiliki kepercayaan pada para profesional penegak hukum kami untuk memastikan keamanan masyarakat dan mengatasi situasi ini," kata Murphy kepada AFP.

1 dari 1 halaman

Presiden AS Donald Trump menyampaikan doa untuk korban, melalui Twitter, dan menyebut insiden itu "mengerikan".

Juru bicara Gedung Putih, Hogan Gidley, mengatakan Trump telah diinformasikan tentang penembakan itu dan terus melakukan pemantauan.

Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak mengatakan mereka segera merespons. Departemen kepolisian New York mengirim personil layanan darurat, dan unit anti-terorisme sedang memantau situasi.

Warga merekam tembakan keras yang bergema di salah satu jalan utama. Para petugas pun berteriak kepada warga meminta mereka mundur.

"Bersihkan jalan! Minggir!". (mdk/pan)

Baca juga:
Maraknya Kasus Penembakan Massal di AS dalam Tiga Bulan Terakhir
Di Hari Ulang Tahunnya, Pelajar SMA di California Lepas Tembakan di Kelas
Pesta Halloween di California Berakhir Tragis
Sering Terjadi Penembakan Massal, Begini Mudahnya Beli Senjata di Amerika
Marak Penembakan, Guru di AS Latihan Cara Melumpuhkan Pelaku Teror
Penembakan di Washington, Polisi Buru Dua Pria Bersenjata Mirip AK-47

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.