Pengadilan Spanyol penjarakan delapan menteri Catalonia yang sudah dipecat

Pengadilan Spanyol penjarakan delapan menteri Catalonia yang sudah dipecat
tujuh dari delapan mantan menteri catalonia yang dipanggil pengadilan. ©Reuters
DUNIA | 3 November 2017 11:46 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Pengadilan Tinggi Spanyol kemarin memutuskan delapan menteri Catalan harus dipenjara dengan dakwaan pemberontakan, penghasutan, dan penyalahgunaan dana publik.

Jaksa juga mengeluarkan surat penangkapan kepada pemimpin Catalan Carles Puigdemont, yang tidak hadir di pengadilan dan sekarang berada di Belgia. Permintaan tersebut juga mencakup empat mantan menteri lainnya yang tidak menghiraukan panggilan penangkapan itu.

Spanyol tengah dicengkeram oleh krisis konstitusi sejak referendum Catalonia pada 1 Oktober lalu yang hasilnya menyatakan mereka ingin merdeka dari Spanyol. Di mata pemerintah Spanyol referendum itu ilegal.

Pekan lalu Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengambil alih pemerintahan Catalonia, membubarkan parlemen daerah dan menyerukan pemilihan lokal pada 21 Desember.

BBC melaporkan, Jumat (3/11), kemarin ribuan orang berkumpul di luar parlemen daerah Catalonia di Barcelona untuk berunjuk rasa memprotes keputusan pengadilan Spanyol. Banyak yang membawa bendera dan slogan Catalan yang bertuliskan "Kebebasan untuk tahanan politik".

Sembilan dari 14 mantan menteri Catalan yang dipanggil muncul di hadapan Hakim Carmen Lamela kemarin.

Hakim mengatakan mereka harus ditahan karena ada kemungkinan mereka akan ke luar negeri atau menghancurkan barang bukti.

Delapan menteri Catalonia yang ditahan yaitu:

1. Mantan Wakil Presiden Oriol Junqueras

2. Mantan Menteri Dalam Negeri Joaquim Forn

3. Mantan Menteri Luar Negeri Raül Romeva

4. Mantan Menteri Kehakiman Carles Mundó

5. Mantan Menteri Buruh Dolors Bassa

6. Mantan Penasihat Kepresidenan Jordi Turull

7. Mantan Menteri Pembangunan Berkelanjutan Josep Rull

8. Mantan Menteri Kebudayaan Meritxell Borras

Pejabat kesembilan, mantan Menteri Bisnis Santi Vila, dibebaskan dengan jaminan atas permintaan jaksa. Dia mengundurkan diri sebelum parlemen Catalan mendeklarasikan kemerdekaan Jumat lalu.

Selain Puigdemont, jaksa telah meminta hakim pengadilan tinggi Spanyol untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk pejabat Catalan berikut ini:

1. Meritxell Serret, mantan menteri pertanian

2. Antoni Comín, mantan menteri kesehatan

3. Lluís Puig, mantan menteri kebudayaan

4. Clara Ponsatí, mantan menteri pendidikan (mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami