Pengusaha India Ditangkap karena Bakar Barang Buatan China

Pengusaha India Ditangkap karena Bakar Barang Buatan China
DUNIA | 23 Juni 2020 15:02 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Setelah bentrokan pecah antara tentara India dan China di wilayah perbatasan di sepanjang Garis Kontrol di Ladakh, muncul sentimen anti China di India. Seorang pengusaha yang juga pemimpin sebuah badan asosiasi para pedagang mengampanyekan boikot barang buatan China di Delhi pada 10 Juni.

Sekjen Nasional Konfederasi Seluruh Pedagang India (CAIT), Praveen Khandelwal ditangkap polisi saat berusaha membakar barang-barang produk China di wilayah Karol Bagh, Delhi. Demikian dikutip dari Sputnik News, Selasa (23/6).

Dalam unjuk rasa menyerukan balasan atas tewasnya 20 tentara India dalam bentrokan dengan tentara China, CAIT - lembaga yang memayungi hampir 70 juta anggota - menyerukan agar membakar barang buatan China.

"Para pedagang dan konsumen di seluruh negara ini telah menunjukkan antusiasme yang besar dan dukungan luar biasa untuk memboikot barang-barang China," kata Praveen Khandelwal.

Dia menambahkan, kampanye anti barang China juga akan digaungkan saat festival Rakhi pada Agustus mendatang, ketika para perempuan India akan mengikat "rakhi buatan India" ke tangan saudara-saudara mereka, bukan rakhi yang diproduksi China.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya konfederasi ini menyerukan pemboikotan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami