Pentagon Tuai Kecaman karena Pakai Dana Penanganan Covid-19 untuk Belanja Militer

Pentagon Tuai Kecaman karena Pakai Dana Penanganan Covid-19 untuk Belanja Militer
DUNIA | 25 September 2020 13:26 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pentagon Amerika Serikat menuai kecaman karena menggunakan dana sebesar USD 1 miliar atau Rp. 14,9 triliun yang dimaksudkan untuk mengatasi pandemi Covid-19 namun dipakai untuk keperluan belanja milter.

Dalam sebuah laporan pada awal pekan ini, disebutkan bahwa kontraktor militer dan kompleks industri militer menerima “ratusan juta dolar" dan dana tersebut sebagian besar dipakai untuk proyek-proyek yang tidak ada hubungannya dengan tanggapan virus corona”, seperti dilansir oleh Washington Post dan dikutip dari laman Press TV, Jumat (25/9).

Pentagon menerima USD 1,2 miliar atau Rp. 17,9 triliun untuk menangani pandemi virus corona melalui Garda Nasional.

Namun perusahaan seperti Rolls-Royce dan ArcelorMittal menerima USD 183 million atau Rp. 2,73 triliun rupiah untuk “memelihara industri pembuatan kapal” dan “puluhan juta dolar” diberikan untuk pengawasan luar angkasa, drone, dan teknologi satelit.

Laporan tersebut mengatakan beberapa kontraktor militer diberi dana dari Pentagon untuk Program Perlindungan Gaji, padahal dana miliaran dolar dalam bentuk pinjaman itu bisa dimanfaatkan untuk membantu usaha kecil di tengah krisis kesehatan karena pandemi.

Baca Selanjutnya: Jessica Maxwell juru bicara Pentagon...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami